5 Fitur Samsung S8 Ultra untuk Dipakai Multitasking, seperti Laptop Ber-stylus

  • Whatsapp

KOMPAS.com– Pada awal Maret 2022, Samsung resmi meluncurkan trio tablet premium Galaxy Tab S8, S8 Plus, dan S8 Ultra 5G di Indonesia.

Read More

Adapun Samsung Galaxy Tab S8 Ultra 5G diposisikan sebagai model teratas dari Galaxy Tab S8 series karena dibekali dengan spesifikasi paling mumpuni dan dijual dengan harga paling mahal, yaitu Rp 20 juta.

KompasTekno berkesempatan menjajal Samsung Galaxy Tab S8 Ultra (12 GB/256 GB) versi ritel Indonesia berwarna Graphite atau abu-abu kehitaman. Kami menggunakan perangkat ini untuk aktivitas harian seperti bekerja, main medsos, dan mencari hiburan selama lebih dari satu bulan lamanya.

Selama digunakan, Samsung Tab S8 Ultra seharga Rp 20 juta ini menawarkan pengalaman menggunakan tablet premium. Salah satunya dapat diandalkan untuk melakukan beberapa pekerjaan sekaligus alias multitasking dengan nyaman dan lancar.

Tablet Samsung terbaru ini bahkan bisa menggantikan fungsi dari laptop dengan kelebihan sudah dibekali stylus digital untuk membuat catatan, membuat coretan sebuah desain, mewarnai, atau menggambar.

Hal ini dimungkinkan karena tablet Android ini sudah memiliki fitur multitasking bawaan. Untuk lebih jelasnya, berikut fitur-fitur di Galaxy Tab S8 Ultra yang dapat diandalkan pengguna saat multitasking.

1. Fitur split screen hingga 3 jendela

KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Tampilan fitur split screen hingga tiga jendela aplikasi di Galaxy Tab S8 Ultra.

Salah satu fitur yang sangat kami andalkan selama menggunakan Galaxy Tab S8 Ultra untuk aktivitas harian adalah fitur multi-active window alias split screen.

Di Samsung Tab S8 Ultra, fitur split screen memungkin pengguna untuk membuka tiga aplikasi secara bersamaan dalam satu layar. Rasio split screen masing-masing jendela bisa diatur sesuai keinginan pengguna.

Sepengalaman KompasTekno, semua aplikasi yang sudah diunduh di tablet kompatibel untuk dibuka dalam fitur split screen. Mulai dari Galaxy Notes, YouTube, Chrome, Twitter, Zoom, aplikasi kamera, Play Store, hingga kalkulator.

Namun, aplikasi video-on-demand seperti Netflix, HBO, Disney+, serta Instagram memang tidak bisa dibuka dalam tampilan split screen.

Dukungan split screen ini memudahkan kami untuk menyelesaikan pekerjaan atau mengerjakan beberapa aktivitas secara bersamaan. Selain itu, ini juga dapat menghemat waktu kami karena kami tidak perlu repot bolak-balik membuka jendela aplikasi yang tengah digunakan.

Di Galaxy Tab S8 Ultra, kami bisa menulis artikel, sembari browsing internet sekaligus menghadiri virtual meeting di Zoom. Ketiga aktivitas tersebut bisa dilakukan secara bersamaan dengan fitur split screem.

Cara penggunaan fitur split screen di Galaxy Tab S8 Ultra juga sangat sederhana.

Pertama-tama, kami hanya perlu membuka salah satu jendela aplikasi, Galaxy Notes misalnya. Selanjutnya, kami hanya perlu menarik (drag) dan melepas (drop) aplikasi Chrome dan Zoom di layar, secara bergantian.

Meski membuka tiga jendela sekaligus, kami tetap dapat melihat konten dengan nyaman dan tajam. Hal ini dikarena Galaxy Tab S8 Ultra dibekali dengan layar yang sangat lega, yaitu 14,6 inci.

Layar tersebut juga sudah mendukung resolusi WQXGA Plus (2.960 x 1.848 piksel) dengan kerapatan piksel 240 ppi. Ini membuat layar tablet ini mampu memanjakan mata dengan kualitas gambar atau konten yang tajam dan jernih.

2. Fitur continue on another app

Bila Anda pengguna smartphone Samsung Galaxy, multitasking akan semakin mulus karena ponsel bisa diintegrasikan dengan Galaxy Tab S8 Ultra. Salah satunya menggunakan fitur “continue on another app”.

Fitur ini membuat kami bisa dengan mudah melanjutkan pekerjaan yang semula dilakukan di tablet Samsung Tab S8 Ultra, ke ponsel Samsung Galaxy, atau sebaliknya.

Misalnya, kami bisa dengan melakukan copy (salin) dan paste (tempel) antar-perangkat Samsung Galaxy, baik tablet maupun smartphone, hanya dengan satu klik.

Dengan fitur “continue on another app”, kami hanya perlu menyalin tulisan yang diinginkan di ponsel Galaxy, lalu klik paste (tempel) di tablet Galaxy Tab S8 Ultra, atau sebaliknya.

Caranya, pengguna hanya perlu mengaktifkan fitur “continue on another app” dengan cara buka “Settings” > “Advanced features” > geser toggle ke arah “on” untuk mengaktifkan fitur “continue on another app” di perangkat tablet dan ponsel Galaxy Anda.

Pengguna juga perlu memastikan bahwa Galaxy Tab S8 Ultra dan ponsel Galaxy miliknya terhubung dengan jaringan Wi-Fi yang sama, menggunakan akun Samsung yang sama, dan mengaktifkan Bluetooth.

Fitur “continue on another app” sangat berguna ketika kami melakukan browsing di smartphone Samsung Galaxy, dan ingin melanjutkannya di tablet atau sebaliknya.

Selain menghemat waktu, fitur ini membuat multitasking kami semakin lancar. Sebab, kami tak usah repot-repot mengirim hasil salinan tulisan di smartphone Galaxy ke tablet Galaxy Tab S8 Ultra (atau sebaliknya) lewat platform lain, misal lewat WhatsApp, e-mail, atau Google Docs.

3. Fitur “pin” jendela aplikasi

Galaxy Tab S8 Ultra dalam mode DeX mendukung fitur pin jendela aplikasi. KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Galaxy Tab S8 Ultra dalam mode DeX mendukung fitur pin jendela aplikasi.

Dari segi antarmuka, Samsung Galaxy Tab S8 Ultra sendiri mendukung dua tampilan.

Pertama, tampilan tablet standar di antarmuka OneUI 4.1. Kedua, perangkat ini dilengkapi dengan mode Samsung DeX untuk menyulap tablet memiliki antarmuka seperti OS desktop. Baik tampilan standar OneUI 4.1 maupun DeX, keduanya sudah mendukung fitur split sreen.

KompasTekno sendiri lebih sering menghabiskan waktu menggunakan perangkat ini dalam mode Samsung DeX, khususnya ketika melakukan multitasking.

Sebab, di mode DeX, ada fitur multitasking tambahan berupa “pin” jendela aplikasi. Sesuai namanya, fitur ini membuat pengguna bisa menyematkan (pin) satu jendela aplikasi yang dipilih.

Ketika sudah di-pin, jendela aplikasi nantinya bisa dibuka di atas tiga jendela lain yang sudah dibuka melalui fitur multi-window split screen. Sehingga, secara total, pengguna bisa membuka empat jendela aplikasi secara bersamaan dalam satu layar Galaxy Tab S8 Ultra.

Hal menarik lainnya, jendela yang di-pin tadi bisa diatur tingkat transparansinya. Dengan begitu, kami tetap bisa melihat konten dari jendela di belakang jendela yang di-pin tadi, seperti gambar di atas.

Mode DeX sendiri bisa diaktifkan secara mudah melalui menu Settings atau via ikon DeX di quick settings yang menyatu dengan area notifikasi. Pengguna pun bisa leluasa berpindah-pindah antara mode tampilan DeX maupun antarmuka One UI 4.1 standar.

4. Multitasking dengan hotkeys Book Cover Keyboard

Multitasking di Galaxy Tab S8 Ultra didukung oleh stylus S Pen dan Book Cover Keyboard.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Multitasking di Galaxy Tab S8 Ultra didukung oleh stylus S Pen dan Book Cover Keyboard.

Jika ingin mendapatkan pengalaman multitasking yang lebih nyaman lagi, ada baiknya pengguna mempertimbangkan membeli aksesori Book Cover Keyboard seharga Rp 4 juta.

Sebab, aksesori ini sudah dilengkapi dengan keyboard, trackpad, dan penyangga, agar tablet bisa digunakan dan didudukkan seperti laptop pada umumnya.

Keyboard pada aksesori ini sudah dilengkapi dengan deretan tombol functions key yang dapat menjalankan berbagai macam fungsi maupun shortcut.

Salah satu yang kami sering gunakan juga adalah hotkeys untuk berpindah antar-tiga aplikasi favorit kami, yaitu tombol F1, F2, dan F3. Sebelumnya, pengguna juga bisa mengatur sendiri pilihan aplikasi yang akan ditampilkan ketika pengguna mengeklik hotkeys F1, F2, dan F3.

KompasTekno sendiri menggunakan hotkeys F1 untuk aplikasi WhatsApp, F2 untuk aplikasi Google Chrome, dan F3 untuk aplikasi YouTube Music. Ketika multitasking, kami hanya perlu menekan hotkeys untuk berpindah ke aplikasi favorit kami.

Keyboard pada aksesori Book Cover Galaxy Tab S8 Ultra ini juga sudah mendukung berbagai perintah lewat tombol shortcut, seperti “Command” + “panah ke kanan/kiri” untuk mengaktifkan fitur split screen, “Command” + “Shift” + “S” untuk melakukan screenshot layar, dan tombol shortcut lainnya.

Sementara trackpad-nya pun sudah mendukung berbagai gestur seperti di laptop pada umumnya.

Misalnya, gestur dua jari ke atas dan ke bawah untuk menggulirkan layar ke atas dan ke bawah. Lalu gestur menarik dua jari (pinch) ke arah dalam atau ke arah luar untuk melakukan zoom out dan zoom in, serta gestur lainnya.

5. S Pen yang serba bisa

Dalam mode antarmuka OneUI, Galaxy Tab S8 Ultra mendukung split screen menggunakan bantuan aplikasi One Hand Operation Plus yang bisa diunduh di toko aplikasi Galaxy Store. Fitur split screen ini semakin memudahkan pengguna untuk melakukan multitasking.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Dalam mode antarmuka OneUI, Galaxy Tab S8 Ultra mendukung split screen menggunakan bantuan aplikasi One Hand Operation Plus yang bisa diunduh di toko aplikasi Galaxy Store. Fitur split screen ini semakin memudahkan pengguna untuk melakukan multitasking.

Salah satu ciri khas dari lini Galaxy Tab S adalah pena digital (stylus) S Pen yang telah masuk dalam paket pembelian.

S Pen ini boleh dibilang sebagai pena yang serba bisa. Sebab, pena digital ini dapat digunakan hampir dalam segala hal, mulai dari menulis, menggambar, mewarnai, mengambil tangkapan layar, menjadi pointer, hingga menjalankan perintah air actions (perintah dengan gestur tertentu tanpa menyentuh layar).

Kemampuan S Pen ini mempermudah kami ketika multitasking di Galaxy Tab S8 Ultra. Salah satu kemampuan S Pen yang sangat menunjang multitasking kami adalah konversi tulisan tangan tulisan komputer.

Berkat kemampuan konversi tersebut, kami tidak perlu mengetik ulang hasil tulisan tangan kami ketika hendak dijadikan dokumen berformat word atau PDF.

S Pen Galaxy Tab S8 Ultra kini memiliki pressure sensitivity yang mampu membedakan 4.096 tingkat tekanan serta memiliki latensi rendah di angka 2,8 ms. 

Menurut pengalaman KompasTekno, hal tersebut membuat pengalaman menulis dengan S Pen di layar Galaxy Tab S8 Ultra terasa mirip ketika menulis di atas kertas menggunakan pulpen biasa.

Faktor penunjang multitasking

Selai fitur-fitur di atas, multitasking di tablet Samsung Tab S8 Ultra semakin mulus karena tablet ini sudah didukung oleh beberapa faktor penunjang lainnya, seperti chipset mumpuni dan kapasitas baterai yang besar.

Chipset Snapdragon 8 Gen 1

Selama penggunaan, performa Galaxy Tab S8 Ultra termasuk lancar dan mulus. KompasTekno juga tidak pernah mengalami lag ataupun error saat sedang melakukan multitasking dengan membuka empat jendela aplikasi sekaligus.

Hal itu dimungkinkan karena tablet premium dari Samsung ini sudah dibekali dengan chipset terbaru dan tercanggih bikinan Qualcomm untuk saat ini, yaitu Snapdragon 8 Gen 1 (4nm) dengan memori yang besar pula.

Hasil benchmark Galaxy Tab S8 Ultra menggunakan aplikasi AnTuTu 9 dan GeekBench 5.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Hasil benchmark Galaxy Tab S8 Ultra menggunakan aplikasi AnTuTu 9 dan GeekBench 5.

Berdasarkan pengujian internal perusahaan, Samsung mengeklaim bahwa chipset terbaru ini menghasilkan peningkatan performa CPU sebesar 24 persen dan GPU sebesar 52 persen dibandingkan model sebelumnya, Galaxy Tab S7 Plus.

Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1 sendiri memiliki delapan inti prosesor (CPU) yang terdiri dari 1x Cortex-X2 3,0 GHz, 3x Cortex-A710 2,4 GHz, dan 4x Cortex-A510 1,70 GHz.

Untuk kinerja visual, CPU tersebut dipadukan dengan pengolah grafis (GPU) Adreno 730 yang memiliki kecepatan 818 MHz.

Chipset tersebut dipasangkan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan media sebesar 256 GB.

Bila dirasa kurang, perangkat ini sudah dilengkapi fitur RAM Plus untuk mengekspansi kapasitas RAM dengan RAM virtual hingga 8 GB. Lalu penyimpanan media perangkat ini juga bisa ditambah hingga 1 TB menggunakan kartu microSD.

Baterai besar, multitasking jadi lebih lama

Performa Galaxy Tab S8 Ultra ini turut ditunjang oleh kapasitas baterai yang besar, yaitu 11.200 mAh.

Sepengalaman KompasTekno menggunakan perangkat ini untuk multitasking, Galaxy Tab S8 Ultra ternyata bisa diandalkan dan mampu bertahan seharian

Seperti dijelaskan sebelumnya, KompasTekno lebih sering menggunakan tablet ini untuk multitasking dalam mode Samsung DeX.

KompasTekno paling sering melakukan multitasking dengan beberapa aplikasi sekaligus, yakni peramban Chrome, Samsung Notes, aplikasi edit foto Picsart, aplikasi untuk kolaborasi saat kerja Trello, hingga YouTube Music untuk mendengarkan musik sepanjang waktu.

Selepas kerja, kami biasanya menggunakan perangkat ini untuk menonton video di YouTube atau film di Netflix.

Saat dipakai untuk bekerja, tablet ini tahan seharian dengan waktu screen on time hingga 10,5 jam.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Saat dipakai untuk bekerja, tablet ini tahan seharian dengan waktu screen on time hingga 10,5 jam.

Dengan skenario penggunaan tersebut, pada akhir hari, Galaxy Tab S8 Ultra dengan baterai terisi penuh 100 persen, ternyata sanggup bertahan selama 18,5 jam dengan screen on time (waktu layar menyala) selama lebih dari 10,5 jam. Pada akhir hari, daya tablet tersisa 7 persen.

Perlu dicatat, screen-on time hingga lebih dari 10 jam itu bisa kami nikmati ketika kami menyetel adaptive refresh rate layar hanya mentok di angka 60 Hz saja.

Ketika menyetel refresh rate di angka paling tinggi 120 Hz, dengan skenario penggunaan yang hampir sama, baterai Galaxy Tab S8 Ultra sanggup bertahan selama sekitar 17 jam dengan screen-on-time sekitar 9,5 jam. Di akhir hari, daya tersisa 5 persen.

Baterai besar yang dapat bertahan cukup lama tersebut juga harus dibayar dengan waktu pengisian yang tak sebentar.

Sebenarnya, Samsung Tab S8 Ultra ini sudah mendukung pengisian daya cepat SuperFast Charging 45 watt. Namun, untuk bisa menikmatinya, pengguna harus mengeluarkan uang dari kocek sendiri untuk membeli adapter charger SuperFast Charging 45 watt secara terpisah.

Hal ini mengingat Samsung sudah tidak lagi menyertakan kepala charger dalam kotak pembelian Galaxy Tab S8 Ultra.

Dalam pengujian ini, kami menggunakan charger keluaran daya 120 watt, pengisian daya baterai Galaxy Tab S8 Ultra dari 5 persen hingga terisi penuh 100 persen membutuhkan waktu sekitar 2 jam 50 menit.

Pada pengukuran lainnya, kami memerlukan waktu sekitar 1 jam 50 menit untuk mengisi daya dari 40 persen hingga 100 persen.

Bila masih penasaran, berikut rekomendasi bacaan terkait Samsung Galaxy Tab S8 Ultra 5G di Indonesia:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Fitur #Samsung #Ultra #untuk #Dipakai #Multitasking #seperti #Laptop #Berstylus #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts