Sesama Pewaris Flagship, Xiaomi 11T dan Samsung Galaxy S21 FE Beda Nasib

  • Whatsapp

 KOMPAS.com – Samsung dan Xiaomi bisa dibilang memiliki tradisi yang serupa di Indonesia sejak 2020 lalu, yaitu meluncurkan smartphone yang diwarisi fitur flagship  terbaru mereka menjelang akhir tahun.

Read More

Pada Desember 2020, Xiaomi meluncurkan Mi 10T dan 10T Pro, duo smartphone pelengkap dari Mi 10 yang sudah meluncur lebih dulu pada Mei 2020.

Di sisi lain, Samsung juga menghadirkan Galaxy S20 FE pada September 2020 lalu, pelengkap dari trio Galaxy S20, S20 Plus, dan S20 Ultra yang dirilis lebih dulu pada Maret 2020. 

Nah, untuk tahun 2021 lalu, Xiaomi dan Samsung juga merilis ponsel flagship terbaru mereka, yakni Xiaomi 11T dan 11T Pro, serta Galaxy S21 FE.

Meski demikian, Xiaomi 11T series kali ini memiliki “nasib” yang lebih baik dari Samsung S21 FE. Mengapa?

Xiaomi 11T dirilis tidak terlambat

KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Layar Xiaomi 11T Pro mengusung panel AMOLED seluas 6,67 inci dengan resolusi resolusi HDR10 Plus (1.080 x 2.400 piksel) dan sudah mendukung refresh rate 120 Hz.

Xiaomii 11T dan 11T Pro meluncur di Indonesia November 2021, selisih sekitar delapan bulan dari peluncuran “saudara” utamanya, yaitu Mi 11 pada Maret 2021 lalu.

Sementara itu, Samsung Galaxy S21 FE meluncur pada Januari 2022, genap satu tahun dari peluncuran trio Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra yang berlangsung pada Januari 2021 lalu.

Selisih jarak peluncuran yang lebih lama ini membuat pengguna yang menanti-nanti Galaxy S21 FE harus bersabar lebih ekstra dibanding pengguna yang menantikan Xiaomi 11T atau 11T Pro.

Terlebih, nasib kehadiran Galaxy S21 FE juga sempat dipertanyakan dan rumornya terancam batal meluncur, lantaran kabarnya tak terdengar menjelang akhir tahun 2021.

Padahal, pendahulunya, yaitu Galaxy S20 FE, diumumkan di Tanah Air pada September 2020 lalu. Meski masih beberapa bulan dari peluncuran Galaxy S20 Series, pengumuman ponsel flagship tersebut setidaknya diumbar pada tahun yang sama.

Di sisi lain, Xiaomi 11T Series meluncur satu bulan lebih awal dari peluncuran Mi 10T Series, dan itu masih di tahun yang sama dengan peluncuran Mi 11.

Sehingga, wajar saja apabila kami menyebut nasib Xiaomi di 2021 kemarin lebih baik dibanding Samsung untuk ponsel flagship akhir tahun mereka karena faktor jadwal peluncurannya. 

Xiaomi 11T series pakai Snapdragon

Bagian belakang Samsung Galaxy S21 FE 5G terbuat dari bahan plastik polikarbonat yang membuat penampilannya terlihat murah.KOMPAS.com/Yudha Pratomo Bagian belakang Samsung Galaxy S21 FE 5G terbuat dari bahan plastik polikarbonat yang membuat penampilannya terlihat murah.

Tidak seperti Galaxy S21 FE yang ditenagai chipset buatan Samsung, yaitu Exynos 2100, Xiaomi 11T Series ditenagai dengan chipset buatan Qualcomm, yaitu Snapdragon 870 untuk model “reguler” dan Snapdragon 888 untuk model “Pro”.

Karena banyak digunakan berbagai vendor smartphone, chipset Snapdragon tampaknya lebih mudah mencuri hati pengguna dibanding chipset Exynos. Sehingga, tak aneh apabila pengguna lebih memilih “otak” Snapdragon dibanding Exynos.

Penggunaan chipset Snapdragon inilah yang membuat Xiami 11T Series bernasib lebih baik dibanding Galaxy S21 FE.

Samsung sendiri sebenarnya sempat menghadirkan ponsel flagship edisi FE dengan chipset Snapdragon 865 melalui Galaxy S20 FE.

Namun, ponsel itu diumumkan kurang lebih sembilan bulan dari peluncuran Galaxy S20 FE versi Exynos, yaitu pada Juni 2021.

Pada saat itu, berbagai ponsel flagship sudah menggunakan chipset flagship teranyar Snapdragon 888, sehingga Galaxy S20 FE versi Snapdragon 865 agaknya kurang relevan dengan masanya.

Xiaomi 11T Harga lebih terjangkau

Samsung secara resmi mengumumkan kehadiran Galaxy S21 FE 5G. Ponsel ini sempat dikabarkan batal meluncur pada 2021 lalu. KOMPAS.com/Yudha Pratomo Samsung secara resmi mengumumkan kehadiran Galaxy S21 FE 5G. Ponsel ini sempat dikabarkan batal meluncur pada 2021 lalu.

Kendati pakai chipset Snapdragon, harga Xiaomi 11T Series lebih murah dibanding Galaxy S21 FE yang pakai Exynos. Harga beberapa ponsel flagship tersebut saat ini adalah sebagai berikut:

– Xiaomi 11T (Snapdragon 870, 8 GB/256 GB): Rp 6 juta
– Xiaomi 11T Pro (Snapdragon 888, 8 GB/256 GB): Rp 7 juta
– Xiaomi 11T Pro (Snapdragon 888, 12 GB/256 GB): Rp 7,5 juta

– Galaxy S21 FE (Exynos 2100, 8 GB/128 GB): Rp 9 juta
– Galaxy S21 FE (Exynos 2100, 8 GB/256 GB): Rp 10 juta

Nah, jika membandingkan harga Xiaomi 11T Pro versi Snapdragon 888 varian 8 GB/256 GB dengan varian Galaxy S21 FE Exynos 2100 varian yang sama, harga kedua ponsel tersebut selisih Rp 3 juta.

Harga yang lebih murah ini menjadikan nasib ponsel flagship Xiaomi akhir tahun tersebut lebih baik dibanding Samsung. Sebab, harga Rp 6-7,5 juta mungkin bisa dijangkau oleh lebih banyak orang daripada Galaxy S21 FE yang berbanderol Rp 9-10 juta.

Terlebih, Xiaomi 11T dan 11T Pro juga sudah memakai chipset Snapdragon yang sudah mentenagai berbagai ponsel flagship kebanyakan, sedangkan Galaxy S21 FE ditenagai dengan chipset khusus yang jarang dipakai di berbagai ponsel Android di merek luar Samsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Sesama #Pewaris #Flagship #Xiaomi #11T #dan #Samsung #Galaxy #S21 #Beda #Nasib #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts