iPhone 11 Pro Salah Cetak Terjual Rp 39 Juta

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Produk dengan cacat produksi umumnya tidak akan didistribusikan kepada pembeli, atau jika sampai di tangan pembeli, maka barang akan dikembalikan.

Read More

Namun, apa jadinya jika cacat produksi justru membuat sebuah benda punya nilai jual lebih tinggi?

Inilah yang terjadi pada iPhone 11 Pro yang satu ini. Perangkat tersebut memiliki sedikit “cacat”, namun, malah dijual dengan harga yang jauh lebih mahal dibanding versi normal.

Di bagian punggung iPhone 11 Pro unik itu tertera logo buah apel, ciri khas yang awam ditemukan di produk Apple. Namun, logo tersebut salah cetak dengan posisinya sedikit berbeda dari versi normal.

Logo yang diduga salah cetak itu tampak tidak simetris. Apabila diamati sekilas, memang tidak terlihat adanya perbedaan dengan logo Apple di iPhone lainnya. Tapi, jika diamati lekat-lekat, perbedaan itu baru akan terlihat.

Sebuah akun Twitter dengan handle @ArchieveInternal mengunggah iPhone 11 Pro salah cetak tersebut. Akun ini biasanya mengunggah purwarupa atau aksesoris langka Apple.

Dilampirkan pula gambar lengkap dengan sebuah garis untuk memperlihatkan logo yang tidak simetris tersebut. Logo yang tertera, posisinya terlihat lebih ke kanan.

Twitter/@ArchieveInternal iPhone 11 Pro yang mengalami cacat cetak dengan logo yang tdak sejajar dan lebih condong ke kanan.

Umumnya, logo buah apel terletak tepat di tengah-tengah punggung. Dirangkum KompasTekno dari Apple Insider, Selasa (13/4/2021), jika gambar ini bukan rekayasa kemungkinan meman g ada kesalahan dalam produksi, di mana panel tidak berada di posisi yang tepat sebelum mesin mencetak logo di perangkat.

Akun @ArchieveInternal menyebut bahwa “keunikan” ini sangat langka, kira-kira perbandingannya satu dari 100 juta unit. Karena kelangkaannya itu, iPhone 11 Pro unik ini terjual dengan harga 2.700 dollar AS atau sekitar Rp 39,4 juta (kurs Rp 14.500).

Tidak dijelaskan siapa pembeli dan kapan iPhone unik ini terjual.

Harga iPhone 11 Pro ini memang jauh lebih mahal dibanding harga normal. Saat diluncurkan, iPhone 11 Pro dijual dengan harga 999 dollar AS (sekitar Rp 14,6 juta) untuk varian 4/64 GB, 4/256 dijual 1.149 dollar AS (sekitar Rp 16,8 juta), dan varian tertinggi 4/512 GB dibanderol 1.349 dollar AS (sekitar Rp.19,7 juta).

Sayangnya tidak ada informasi varian iPhone 11 Pro “unik” tersebut. Akun @ArchieveInternal mengklaim ponsel “cacat” ini telah melewati proses kontrol kualitas (quality control) yang ketat dari Apple dan benar-benar dijual ke konsumen.

“Karena pengawasan kontrol kualitas yang sangat ketat dari Apple, kejadian salah cetak (logo) hingga keluar dari pabrik sangat langka. Produk ini telah dikirim ke kosnumen dan membuatnya sangat langka,” tulis akun @InternalArchieve saat menjawab salah satu pertanyaan follower-nya).

 


#iPhone #Pro #Salah #Cetak #Terjual #Juta #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts