KOMPAS.com – Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang memiliki manfaat untuk kesehatan jika dikonsumsi.
Bakteri bermanfaat ini memberikan berbagai macam manfaat bagi tubuh, seperti meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi depresi, meningkatkan kesehatan jantung, dan meningkatkan imunitas.
Asupan probiotik dapat diperoleh melalui konsumsi suplemen, namun bisa juga dengan mengonsumsi makanan fermentasi.
Makanan tinggi probiotik
Dilansir dari Healthline, berikut adalah beberapa makanan dengan kandungan probiotik yang tinggi.
1. Yogurt
Yogurt adalah salah satu sumber probiotik yang sangat baik. Yogurt terbuat dari susu yang difermentasi oleh probiotik, terutama bakteri asam laktat dan bifidobacteria.
Manfaat kesehatan yang terkait dengan yogurt di antaranya adalah meningkatkan kesehatan tulang, jantung, dan pencernaan, mengurangi risiko diabetes, mengurangi risiko kanker payudara, serta mengontrol berat badan.
Namun perlu diingat bahwa tidak semua yogurt mengandung probiotik hidup. Pemrosesan terkadang dapat membunuh bakteri hidup. Selain itu, waspadai gula tambahan dalam jumlah tinggi pada produk yogurt, meskipun diberi label “rendah lemak” atau “bebas lemak”.
2. Tempe
Tempe merupakan produk fermentasi kedelai yang sangat sehat. Proses fermentasi memiliki beberapa efek mengejutkan bagi profil nutrisi tempe.
Kedelai biasanya kaya akan asam fitat, senyawa tanaman yang mengganggu penyerapan mineral seperti zat besi dan seng.
Namun, fermentasi menurunkan jumlah asam fitat, yang dapat meningkatkan jumlah mineral yang dapat diserap tubuh dari tempe.
Fermentasi juga menghasilkan sejumlah vitamin B12, nutrisi yang tidak terkandung dalam kedelai. Vitamin B12 biasanya didapatkan dari produk hewani, jadi tempe adalah pengganti daging yang baik.
3. Kimchi
Kimchi adalah makanan Korea yang difermentasi dan memiliki rasa cukup pedas. Kubis biasanya menjadi bahan utama untuk kimchi, tapi bisa juga dibuat dengan sayuran lain.
Kimchi dibuat dengan berbagai bumbu, seperti cabai merah, bawang putih, jahe, daun bawang, dan garam.
Mengandung bakteri Lactobacillus, kimchii dan bakteri asam laktat lainnya yang berpotensi bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
Selain itu, kimchi yang terbuat dari kubis kaya akan beberapa vitamin dan mineral, termasuk vitamin K, riboflavin ( vitamin B2 ), dan zat besi.
4. Acar mentimun
Acar mentimun diawetkan dalam larutan garam dan air untuk dibiarkan berfermentasi selama beberapa waktu, menggunakan bakteri asam laktat yang ada secara alami.
Acar mentimun adalah sumber bakteri probiotik sehat yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan. Acar mentimun juga rendah kalori dan merupakan sumber vitamin K yang baik.
Meski demikian, acar juga cenderung tinggi natrium. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa acar yang dibuat dengan cuka tidak mengandung probiotik hidup.
5. Kefir
Kefir adalah minuman susu probiotik yang difermentasi. Kefir dibuat dengan menambahkan butiran kefir ke susu sapi atau kambing.
Biji-bijian kefir bukanlah biji-bijian sereal, melainkan kultur bakteri asam laktat dan ragi yang bentuknya mirip kembang kol.
Kefir telah dikaitkan dengan berbagai manfaat untuk kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan tulang, membantu masalah pencernaan, dan melindungi terhadap infeksi. Kefir juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk penderita intoleransi laktosa.
Kefir mengandung beberapa strain utama bakteri dan ragi yang ramah, menjadikannya sumber probiotik yang lebih beragam dan kuat dibandingkan yogurt.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
#Makanan #yang #Mengandung #Probiotik #Tinggi
Klik disini untuk lihat artikel asli