Mengapa Nyamuk Sering Berdenging di Dekat Telinga?

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Nyamuk tidak hanya mengganggu karena gigitannya bisa menyebabkan bentol dan gatal. Suara nyamuk yang berdenging terus-menerus juga sangat mengganggu.

Read More

Nyamuk pun kerap berdenging di dekat telinga yang membuat kita semakin risih dengan suaranya.

Lantas, mengapa serangga pengisap darah ini kerap berdenging di dekat telinga manusia?

Alasan nyamuk sering berdenging di dekat telinga

Dilansir dari Live Science, Michael Riehle, profesor entomologi di Arizona University, mengatakan bahwa dengungan yang kita dengar sebagian besar hanyalah efek samping dari kepakan sayap nyamuk.

Riehle menjelaskan, suara kepakan sayap nyamuk ini tidak memiliki jangkauan yang jauh, jadi kita paling menyadarinya ketika suara tersebut terbang di sekitar telinga.

Dengung yang kita dengar kemungkinan besar berasal dari nyamuk betina. Perlu diketahui bahwa nyamuk jantan dan betina menjalani kehidupan yang sangat berbeda.

Nyamuk jantan biasanya menyesap nektar bunga dan tidak mengisap darah manusia. Namun, betina perlu mencari makan berupa darah setelah kawin agar memiliki cukup energi untuk menghasilkan telur.

Lebih lanjut, Riehle mengatakan, dari kejauhan, nyamuk betina memberi isyarat pada karbon dioksida yang kita hembuskan dalam bentuk kerucut dari tubuh kita.

Karbon dioksida merangsang nyamuk betina untuk mulai mencari inang, terbang bolak-balik mengikuti gradien konsentrasi dan kembali ke sumbernya.

Dengan kata lain, nyamuk berdengung di sekitar kepala kita karena di sanalah kita mengeluarkan karbon dioksida paling banyak.

Saat nyamuk mendekat, ia memusatkan perhatian pada panas tubuh dan karbon dioksida yang keluar hingga hinggap pada korban.

Kenapa ada orang yang lebih sering digigit nyamuk?

Beberapa orang merasa lebih sering digigit nyamuk. Akibatnya, mereka kerap mengalami gatal-gatal dan kemerahan di kulit.

Rupanya, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kehamilan dan metabolisme tubuh.

Melansir Smithsonian Magazine, berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan seseorang lebih sering digigit nyamuk.

1. Karbon dioksida

Salah satu cara utama nyamuk menemukan targetnya adalah dengan mencium karbon dioksida yang dikeluarkan saat bernapas.

Nyamuk menggunakan organ, yang disebut palp maksila, untuk mendeteksi karbon dioksida dari jarak yang jauh.

Akibatnya, orang yang menghembuskan lebih banyak gas karbon dioksida, umumnya adalah orang yang bertubuh lebih besar, lebih menarik bagi nyamuk.

Hal ini juga menjelaskan mengapa anak-anak lebih jarang digigit nyamuk daripada orang dewasa.

2. Olahraga dan metabolisme tubuh

Selain karbon dioksida, nyamuk mencari target dari jarak dekat dengan mencium bau asam laktat, amonia, dan zat lain yang dikeluarkan melalui keringat. Selain itu, nyamuk juga tertarik pada orang dengan suhu tubuh lebih tinggi.

Karena olahraga berat meningkatkan penumpukan asam laktat dan panas dalam tubuh, hal ini mungkin membuat kita lebih menarik bagi serangga.

3. Bakteri di kulit

Penelitian lain menunjukkan bahwa jenis dan volume bakteri tertentu yang secara alami hidup di kulit manusia memengaruhi daya tarik nyamuk terhadap kita.

Dalam sebuah studi tahun 2011, para ilmuwan menemukan bahwa memiliki beberapa jenis bakteri dalam jumlah besar membuat kulit kita lebih menarik bagi nyamuk.

Ini juga mungkin menjadi alasan mengapa nyamuk sangat sering menggigit pergelangan kaki dan kaki, yang secara alami memiliki koloni bakteri yang lebih kuat.

4. Kehamilan

Dalam beberapa studi yang berbeda, wanita hamil diketahui lebih sering mengalami gigitan nyamuk, kira-kira dua kali lebih sering daripada yang lain.

Ini mungkin disebabkan oleh dua faktor, mereka menghembuskan karbon dioksida sekitar 21 persen lebih banyak dan memiliki suhu tubuh yang lebih hangat.

5. Genetika

Secara keseluruhan, faktor genetik berkontribusi sekitar 85 persen dalam hal daya tarik nyamuk terhadap kita, terlepas dari apakah itu ditonjolkan melalui metabolisme, karbon dioksida, atau faktor lainnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Mengapa #Nyamuk #Sering #Berdenging #Dekat #Telinga

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts