Perseverance Mars NASA Bidik Puing-puing Pendaratannya, Seperti Apa?

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Penjelahan Mars milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Mars rover Perseverance, membidik puing-puing di lokasi pendaratannya di Planet Mars pada 18 Februari 2021 lalu.

Read More

Di Mars, terdapat sejenis tummbleweed atau rumput liar yang berguling di datarannya. 

Kendati demikian ini bukanlah tanaman, melainkan puing-puing dari perangkat keras (EDL) yang masuk, turun, dan mendarat di planet ini.

Selama pendaratan ke Mars, sejumlah elemen perangkat keras memperlambat kecepatan pesawat ruang angkasa dari 20.000 kph, saat pertama kali memasuki atmosfer Mars, menjadi nol mil per jam ketika ditempatkan dengan lembut di permukaannya.

Dilansir dari Space, Selasa (9/8/2022) semua proses dari masuk atmosfer hingga pendaratan Perseverance NASA di permukaan Mars, terjadi hanya dalam waktu sangat singkat, selama tujuh menit.

Setelah pekerjaan selesai, perangkat keras seperti parasut, pelindung panas, dan lainnya dilepas dari penjelajah Mars NASA Perseverance, menabrak Planet Mars agak jauh agar tidak merusaknya.

Selama satu setengah tahun terakhir, tim Perseverance telah melihat dan membuat katalog terkait puing-puing yang diduga EDL.

Bidikan puing-puing pendaratan rover Perseverance ternyata cukup banyak. Tim sudah mencatat ada sekitar selusinan puing-puing yang berhasil dipotret oleh robot penjelajah Mars, Perseverance NASA.

Potongan pertama ditemukan pada 16 April 2022, saat sebuah objek yang sangat terang terlihat di salah satu panorama Mastcam-Z milik Perseverance.

Beberapa bulan kemudian, misi di Mars yang dilakukan rover Perseverance berhasil mencapai delta yang disebut Hogwallow Flats.

Delta Planet Mars ini berjarak lebih dari 2 kilometer dari zona tabrakan perangkat keras EDL Perseverance NASA.

NASA/JPL-Caltech/University of Arizona Wahana Perseverance milik NASA menjelajah planet merah, Mars.

Setelah itu, pada 12 Juni 2022, rover Perseverance membidik objek misterius yang diduga sebagai bagian dari isolasi multi layer (MLI), terbuat dari Perforated Aluminized Kapton (PAK) atau Mylar, berkibar ditiup angin seperti bendera.

Masih di wilayah yang sama, rover juga menangkap cuplikan bola yang diikat dengan cepat dari bahan seperti tali. Ini bisa jadi Dacron, jaring yang digunakan dalam selimut termal.

“Hogwallow Flats tampaknya menjadi titik pengumpulan alami untuk puing-puing EDL yang tertiup angin,” tulis NASA.

Adapun pendamping rover Perseverance, helikopter Ingenuity , semakin dekat dengan beberapa puing EDL.

Pada 19 April 2022, Ingenuity terbang di atas lokasi jatuhnya backshell dan parasut Perseverance, lalu mengambil gambar puing-puing beresolusi tinggi.

Bidang puing-puing yang sengaja dibuang bukanlah sesuatu yang jarang terjadi di Planet Mars, dikarenakan pendaratan di planet ini biasanya menjadi peristiwa agak kejam.

Sebelumnya, baik penjelajah Opportunity dan Curiosity juga telah memotret apa yang diduga sebagai puing EDL-nya sendiri.

Untuk saat ini, mendaratkan pesawat ruang angkasa dengan aman di Mars merupakan prioritas utama.

Akan tetapi, karena para ilmuwan terus-menerus menempatkan penjelajah di planet ini, maka para peneliti perlu mempertimbangkan efek dari sampah luar angkasa tersebut.

“Insinyur yang merancang perangkat keras EDL untuk misi masa depan perlu mempertimbangkan dampak (secara harfiah) desainnya di Mars dan pada persyaratan misi,” pungkas NASA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Perseverance #Mars #NASA #Bidik #Puingpuing #Pendaratannya #Seperti #Apa #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts