Komunitas Penyintas Kanker dan Perannya Tekan Kejadian Kanker di Masyarakat

  • Whatsapp

KOMPAS.com- Peran komunitas penyintas kanker sangatlah penting. Sebab, kanker masih menjadi penyakit tidak menular yang paling banyak menyebabkan kesakitan dan kematian untuk masyarakat Indonesia. 

Read More

Para ahli meyakini bahwa tidak hanya tenaga medis dan pemerintah, tetapi komunitas masyarakat sangat berperan besar dalam upaya menanggulangi dan menekan prevalensi penyakit kanker ini.

Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia, Linda Agum Gumelar mengatakan, semua kelompok survivor berbagai kanker juga menjadi bagian penting dalam permasalahan penyakit berbahaya ini.

“Kami sebagai survivor, dan siapa saja yang bergabung dalam komunitas surviver (penyintas kanker) juga merupakan bagian dari masyarakat yang berperan besar dalam permasalahan ini (kanker),” kata Linda dalam agenda Cancer Community Festival 2022 Kalbe OneOnco, Jakarta, Sabtu (7/8/2022).

Linda menjelaskan, komunitas masyarakat peduli kanker ini berperan dalam membantu mengenalkan berbagai persoalan mengenai kanker.

Peran komunitas penyintas kanker ini di antaranya mulai dari apa saja jenis kanker itu, bagaimana mencegah kanker, bagaimana deteksi dini kanker yang baik sampai pengobatan kanker yang tepat untuk mengatasi jenis-jenis kanker tersebut.

Tidak hanya itu, komunitas juga berperan dalam memberikan masukan kepada pemerintah terkait pengambilan kebijakan dan edukasi mengenai kanker kepada masyarakat umum.

“Proses pembangunan suatu bangsa itu tidak mungkin hanya dari pemerintah, tapi juga semua masyarakat harus membantu,” ujarnya.

“Peran komunitas ini sangat strategis sebagai jembatan kepada pemerintah dan untuk mendampingi teman-teman,” tambahnya.

Komunitas penyintas kanker dapat dapat berperan sebagai jembatan karena bisa memberikan masukan atau mendapat ilmu serta pengetahuan yang lebih jelas dan detail dari pemerintah maupun ahli kanker, yang kemudian bisa menginformasikan kepada masyarakat sekitar.

Shutterstock Ilustrasi kanker, penyintas kanker

Menurut Linda, dengan banyaknya komunitas peduli kanker, sekarang saatnya untuk bersama-sama berkolaborasi untuk bisa menekan risiko terjadinya kanker dan membantu teman-teman yang sedang berjuang agar bisa tetap semangat dan bisa melawan penyakit kanker yang menyerang tubuhnya.

Dengan begitu, kolaborasi tersebut juga akan membantu masyarakat untuk tetap selalu sehat, terutama melalui upaya preventif yang dilakukan supaya tidak terjadi kanker stadium lanjut.

Hal ini dikarenakan komunitas kanker bisa mendengarkan langsung masukan dari para penyintas kanker serta masyarakat luas. 

Selain itu, komunitas kanker juga berusaha membantu pemerintah dengan memberikan informasi, laporan, hingga saran untuk mengeluarkan kebijakan terkait kanker.

“Mari kita bekerjasama bergandengan tangan dan sama-sama bekerja,” kata dia.

Sependapat dengan Linda, Kepala Subdirektorat Penyakit Kanker dan Kelainan Darah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Aldrin Nellwan Panca Putra, Sp.Ak, MARS, M.Biomed, M.Kes, SH mengatakan, kanker itu menjadi tanggung jawab kita bersama termasuk masyarakat juga.

“Setiap stakeholder punya peran masing-masing. Mulai dari masyarakat, swasta, pemerintah dan lainnya,” kata Aldrin dalam kesempatan yang sama.

Pentingnya peran komunitas kanker di tengah masyarakat menjadi perhatian Kalbe OneOnco dengan mengadakan berbagai aktivitas, mulai dari deteksi dini, edukasi, terapi, hingga pemeriksaan molekular yang berhubungan dengan kanker. Untuk melakukan hal ini, OneOnco menggandeng pihak lain seperti komunitas dan regulator.

“Kalbe mencoba membangun ekosistem, mulai dari hulunya, yakni pencegahan. Salah satunya, Kalbe menciptakan dalam hal ini OneOnco sebagai solusi untuk Kanker. Solusi ini bukan hanya bicara tentang yang sakit, tapi juga mencegah sakit,“ ujar Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Komunitas #Penyintas #Kanker #dan #Perannya #Tekan #Kejadian #Kanker #Masyarakat #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts