3 Tanda Kulit Sensitif Menurut Dokter, Apa Saja?

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Kulit adalah salah satu bagian tubuh yang penting untuk dijaga kondisinya dengan perawatan yang tepat.

Read More

Terlebih saat ini ada 60 hingga 70 persen wanita, serta 50 sampai 60 persen pria di dunia mengalami kulit sensitif dengan berbagai derajat dan penyakit yang menyertainya.

“Masyarakat masih memiliki pengertian yang berbeda-beda tentang apa itu kulit sensitif, padahal keseragaman pemahaman itu diperlukan,” ungkap Ketua Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia (KSDAI) Dr Srie Prihianti, SpKK(K), PhD, FINSDV, FAADV, dalam forum diskusi dan kampanye Sensitive Skin Awareness, ditulis Kompas.com, Kamis (21/7/2022).

Selain itu, lanjut dia, dokter dan dokter spesialis juga penting mengenali jenis kulit sensitif, tanda-tanda yang ditimbulkan, mekanisme yang mendasari, serta hubungan kulit sensitif dengan penyakit eksim atopik.

“Setelah memahami hal-hal tersebut, baru kita dapat melakukan perawatan yang tepat dengan produk yang sesuai,” imbuhnya.

Kampanye Sensitive Skin Awareness sendiri merupakan kegiatan yang diusung Cetaphil dengan menggandeng KSDAI, untuk memfasilitasi forum diskusi di antara para dokter spesialis kulit dan kelamin hingga dokter spesialis anak, guna merumuskan manajemen perawatan yang tepat bagi pasien dengan kulit sensitif.

Untuk diketahui, kulit sensitif adalah kondisi kulit yang mudah mengalami peradangan akibat reaksi dari berbagai faktor baik internal maupun eksternal. Setidaknya ada tiga tanda kulit sensitif yang bisa muncul, antara lain:

1. Tekstur kulit terasa kasar dan kering

Tekstur kulit terasa kasar dan kering, yang kerap muncul karena berkurangnya kandungan air pada kulit. Hal ini mempengaruhi kinerja dari sawar kulit atau skin barrier yang jika dibiarkan dapat memicu peradangan pada kulit.

Dalam hal ini, penggunaan pelembap diperlukan agar kondisi kulit tetap terjaga kelembapannya.

2. Kulit mudah bereaksi

Orang dengan kulit sensitif seringkali mengeluhkan rasa gatal, panas, sensasi terbakar dan menyengat akibat terpapar produk berbahan kimia, termasuk skincare, ataupun pengaruh lingkungan seperti cuaca dingin atau panas, perubahan iklim, angin, sinar matahari, polusi, dan stress.

3. Adanya ruam kemerahan di kulit

Ruam pada kulit umumnya berwarna kemerahan dan dapat muncul secara tiba-tiba atau bertahap, merupakan salah satu tanda kulit sensitif.

Secara umum, kondisi ini terjadi akibat peradangan pada kulit sehingga kulit yang ruam akan terasa gatal, mengelupas, bahkan sampai membentuk benjolan.

Beragam faktor mampu memengaruhi munculnya ruam, di antaranya termasuk dermatitis kontak atau peradangan kulit karena adanya kontak dengan unsur asing, penyakit, hingga sengatan atau gigitan binatang.

 

Sementara itu, dermatitis atopik atau lebih dikenal dengan eksim atopik ialah salah satu penyakit yang berhubungan dengan kondisi kulit sensitif, dan jumlah kasusnya kian meningkat di Indonesia.

Dermatitis atopik kerap terjadi pada bayi, anak-anak hingga orang dewasa, dan ditandai dengan adanya peradangan pada kulit yaitu kulit yang memerah, timbul ruam, kering ataupun pecah-pecah.

Penyakit kulit ini bersifat kronis, dapat hilang dan timbul jika terpapar oleh faktor pemicu. Namun, hingga saat ini, belum banyak masyarakat yang mengetahui keterkaitan antara kulit sensitif dan dermatitis atopik

Pada kesempatan yang sama, dr Margaretha Indah Maharani, Sp.KK, FINSDV, FAADV, menjelaskan pasien dengan kondisi kulit sensitif dan dermatitis atopik datang dengan berbagai keluhan dan gejala.

Umumnya, keluhan yang paling sering ditemukan adalah gatal disertai kulit kering, bersisik, dan kemerahan.

“Namun, pada kulit sensitif keluhan dapat berupa rasa panas, seperti terbakar, dan menyengat walau penampakan kulit tampak normal. Kulit sensitif dan penyakit kulit dermatitis atopik memiliki hubungan yang erat, di mana pasien dermatitis atopik mengeluhkan memiliki kulit yang sensitif,” terangnya.

Menurut dia, dalam situasi seperti itu sangat penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan kulit, agar sawar kulit, dapat berperan dengan baik sebagai pelindung.

Dokter Margaretha turut menyoroti pentingnya memilih produk perawatan yang tepat untuk membantu meringankan gejala kulit sensitif, maupun mencegah kekambuhan dermatitis atopik.

Pelembap (moisturizer) dan pembersih (cleanser), merupakan produk yang dianjurkan untuk memperbaiki sawar kulit, serta mengurangi kondisi kulit kering dan inflamasi yang ditemukan pada keadaan kulit sensitif dan penyakit dermatitis atopik.

“Sangat penting untuk memilih produk yang diformulasikan khusus untuk memulihkan dan mempertahankan sawar kulit (skin barrier),” papar Margaretha

Adapun kandungan dalam produk yang dianjurkan di antaranya mengandung ceramide, derivate filaggrin yang dapat mengikat air di dalam kulit, minyak nabati seperti minyak biji bunga matahari, niacinamide, serta zat aktif lain yang mampu membantu mengatasi serta mengembalikan kesehatan kulit pasien dengan kulit sensitif dan dermatitis atopik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Tanda #Kulit #Sensitif #Menurut #Dokter #Apa #Saja #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts