Mengenal Operasi Bypass Jantung untuk Pasien Penyakit Jantung Koroner

  • Whatsapp

KOMPAS.com- Dalam kondisi tertentu, salah satu cara untuk menangani orang dengan penyakit jantung koroner (PJK) adalah dengan melakukan tindakan operasi bypass jantung.

Read More

Apa itu operasi bypass jantung?

Operasi bypass jantung adalah sebutan lain dari tindakan Operasi Bedah Pintas Jantung (Coronary Artery Bypass Graft/CABG).

Operasi bypass jantung merupakan tindakan operasi yang dilakukan pada penderita penyakit jantung koroner.

Untuk diketahui, Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah suatu kondisi pada jantung di mana terjadi sumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah arteri koroner, baik dengan atau tanpa riwayat serangan jantung sebelumnya.

Operasi bedah bypass jantung (CABG) yang dikerjakan di RS Jantung Diagram bisa dilakukan secara on pump (dengan alat Mesin Jantung Paru/ Heart Lung Machine) maupun off pump (tanpa alat Mesin Jantung Paru).

Keuntungan operasi bedah bypass jantung secara off pump adalah pemulihannya lebih cepat dan efek samping pada otak yang minimal.

Tujuan utama operasi bypasss jantung

Orang yang terindikasi penyakit jantung koroner biasanya memiliki tanda dan gejala khas yakni keluhan rasa tidak nyaman di dada atau nyeri dada (angina) yang berlangsung selama lebih dari 20 menit saat istirahat atau saat aktivitas yang disertai gejala keringat dingin atau gejala lainnya seperti lemah, rasa mual dan pusing.

Beberapa gejala yang kerap dirasakan oleh orang dengan PJK lainnya yakni tertekan di daerah dada, rasa terbakar, nyeri dada, rasa berat di dada, rasa mual atau nyeri di ulu hati.

Dokter Ahli Bedah Jantung di RS Jantung Diagram Siloam Hospitals Group, Dr Heston G.B. Napitupulu, SpBTKV(K)-D mengatakan, pada kondisi tertentu, operasi jantung ini menjadi pilihan yang sangat tepat untuk meningkatkan kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner.

Tujuan dilakukannya tindakan operasi bypass jantung atau CABG yakni untuk membuat revaskularisasi atau untuk memperbaiki sirkulasi darah pada otot jantung dengan membuat saluran pintas pada pembuluh darah yang tersumbat atau menyempit.

Saluran pintas yang dipasang atau dicangkokkan pada pembuluh darah jantung tersebut, diambil dari pembuluh darah vena dari kaki atau lengan atau dinding dada.

“Tindakan (operasi) bypass jantung memberikan aliran darah yang baru, karena ada aliran darah yang tersumbat,” kata Heston dalam diskusi daring bertajuk “Penanganan Operasi Bypass Jantung yang Cepat dan Tepat, RS Jantung Diagram (Siloam Cinere)”, Jumat (8/7/2022).

freepik Ilustrasi penyakit jantung koroner

Membuat aliran darah baru ini menjadi hal yang penting untuk membantu pasien mengatasi beberapa gejala PJK yang dirasakannya.

“Saat saluran darahnya bertambah, ini biar suplai darahnya di jantung berjalan, sehingga gejalan nyeri dada bisa teratasi,” jelasnya.

Selain itu, operasi bypass jantung ini juga dilakukan dengan maksud untuk dapat meningkatkan harapan hidup, mengurangi gejala, meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga, serta mencegah agar jangan sampai pasien PJK mengalami serangan jantung.

RS Jantung Diagram menyediakan layanan operasi bedah bypass jantung sejak tahun 2006, dan terhitung dari tahun 2021 sampai dengan bulan Juli 2022, jumlah operasi bedah bypass jantung di RS ini sudah mencapai lebih dari 100 tindakan, dengan tingkat keberhasilan 98,5 persen.

Lama rawat inap pasien pasca-operasi bypass jantung di RS Jantung Diagram, rata-rata 5 sampai 7 hari.

Pada dasarnya, pasien yang perlu dilakukan operasi bypass jantung adalah pasien yang sudah tidak bisa ditangani dengan metode penanganan dengan obat-obatan maupun pemasangan stent (ring) jantung.

Dalam memberikan pelayanan kesehatan, RS Jantung Diagram Siloam Hospitals Group selalu mengutamakan keselamatan pasien, termasuk untuk pasien-pasien yang direncanakan akan menjalani operasi bedah bypass jantung.

Setiap pasien yang akan dioperasi, sebelum diputuskan akan dilakukan tindakan operasi, didiskusikan terlebih dahulu oleh Multidisiplinary Team (MDT) melalui forum diskusi medis yang disebut Surgery Conference.

Dengan demikian, setiap pasien yang diputusukan untuk menjalani operasi bypass jantung atau CABG, sudah melalui tahap evaluasi dari berbagai disiplin ilmu kedokteran, sehingga pasien bisa ditangani secara komprehensif atau terpadu.

Penentuan diagnosa yang tepat dan terpadu sangat penting untuk meningkatkan keberhasilan operasi dan pasca-operasi bedah jantung pada pasien penyakit jantung koroner ini.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Mengenal #Operasi #Bypass #Jantung #untuk #Pasien #Penyakit #Jantung #Koroner #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts