[POPULER SAINS] Vaksin Cansino Mengandung Ginjal Embrio Bayi | Kepadatan Tulang Astronot Menurun | Parade 5 Planet Juni

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Fatwa vaksin Cansino haram menjadi salah satu berita populer Sains sepanjang Senin (4/7/2022). Pasalnya, vaksin Covid-19 ini disebut mengandung ginjal embrio bayi manusia.

Read More

Vaksin Cansino atau vaksin Convidecia, sebelumnya telah mengantongi izin penggunaan darurat (EUA) untuk digunakan dalam program vaksinasi Covid-19.

Namun ternyata, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kemudian mengeluarkan fatwa haram vaksin Cansino tersebut.

Sebuah studi baru mengungkapkan kepadatan tulang astronot yang selesai menjalankan misi di luar angkasa, mengalami penurunan.

Dari 17 astrronot yang menjadi objek studi ini, hampir seluruhnya mengalami keropos tulang atau pengeroposan tulang.

Sejak April lalu, para ahli astronomi mengarahkan perhatiannya ke langit timur menjelang matahari terbit, yakni fenomena langka planet-planet sejajar.

Ternyata kehadiran fenomena langka tersebut memberikan dampak dan pengaruh terhadap rencana misi di luar angkasa.

Berbagai jenis makanan dan minuman ternyata dapat menjadi penyebab gigi kuning. Padahal seperti diketahui, gigi kuning dapat menurunkan kepercayaan diri seseorang.

Rangkuman berita-berita populer Sains sepanjang Senin (4/7/2022) hingga (5/7/2022) tersebut, dapat disimak berikut ini.

Benarkah vaksin Cansino mengandung ginjal embrio bayi?

Fatwa vaksin Cansino haram tersebut tertuang dalam surat keputusan Fatwa MUI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Hukum Vaksin Covid-19 Produksi Cansino Biologics INC, China. Fatwa ini telah dipublikasikan di website resmi MUI pada 30 Juni 2022.

“Ketentuan hukum vaksin Covid-19 produk Cansino hukumnya haran karena dalam tahao proses produksinya memanfaatkan bagian anggota tubuh manusia (juz’minal insan) yaitu sel yang berasal dari ginjal embrio bayi manusia,” tulis Fatwa yang ditandatangani ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin dikutip Kompas.com, Senin (4/7/2022).

Vaksin Convidecia adalah vaksin yang dikembangkan oleh CanSino Biological Inc. dan Beijing Institute of Biotechnology.

Vaksin Covid-19 tersebut diproduksi oleh CanSino Biological Inc, China dan didaftarkan oleh PT Bio Farma sebagai pemegang EUA yang akan bertanggung jawab untuk penjaminan keamanan, khasiat, dan mutu vaksin ini di Indonesia.

Ketua Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Prof. Dr. Sri Rezeki, Hadinegoro, dr., SpA(K) mengatakan bahwa produk jadi vaksin Covid-19 merek Concivecia produksi Cansino Biologics Inc tidak mengandung unsur ginjal embrio bayi manusia.

“Itu tidak benar,” kata Prof Sri kepada Kompas.com, Senin (4/7/2022).

ITAGI telah bekerjasama dengan berbagai pihak terkait yang berwenang seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) untuk melakukan kajian dan analisis terkait vaksinasi apapun itu, termasuk vaksin Covid-19, termasuk unsur-unsur kandungan di dalam vaksin itu.

Berita populer Sains tentang benarkah vaksin Cansino mengandung ginjal embrio bayi, selengkapnya dapat dibaca di sini.

Studi pengeroposan tulang pada 17 astronot yang melakukan misi perjalanan luar angkasa ini menunjukkan kepadatan tulang mereka menurun.

Berdasarkan studi ini, peneliti mendapatkan pemahaman lebih lengkap tentang efek perjalanan ruang angkasa pada tubuh manusia, terutama tulang.

Hasil studi juga memberikan pemahaman tentang langkah-langkah untuk mengurangi efek buruk hingga pengetahuan penting lainnya menjelang misi potensial di masa depan nantinya.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (4/7/2022), para peneliti telah mengumpulkan data baru tentang keropos tulang pada astronot, yang disebabkan oleh kondisi gayaberat mikro di ruang angkasa.

Penelitian ini melibatkan 14 astronot pria dan tiga astronot wanita, dengan rata-rata usia 47 tahun, yang misi luar angkasa yang dilakukan berkisar antara empat hingga tujuh bulan di luar angkasa.

Setahun setelah kembali ke Bumi, rata-rata para astronot menunjukkan penurunan kepadatan mineral tulang hingga 2,1 persen di tibia, yakni salah satu tulang kaki bagian bawah, serta berkurangnya kekuatan tulang hingga 1,3 persen.

Analisis terhadap sembilan astronot di antaranya, menunjukkan mereka tidak memulihkan kepadatan tulang mereka setelah perjalanan luar angkasa, sehingga mengalami kehilangan kepadatan mineral tulang secara permanen.

Selengkapnya berita populer Sains terkait menurunnya kepadatan tulang astronot setelah perjalanan ruang angkasa, dapat disimak di sini.

Parade 5 planet pengaruhi misi luar angkasa

Sejak April lalu, para ahli astronomi fenomena planet-planet yang secara bergantian berbaris dari ufuk Timur ke arah zenit, titik khayal di langit yang tegak lurus di atas bumi terhadap cakrawala.

Salah satu yang dilihat pada Juni lalu merupakan kejadian langka yakni: planet Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus dalam satu baris bergantian.

Kesempatan berikutnya melihat kelima planet ini tampil bersama ini diprediksi terjadi lagi pada 2040. Parade planet adalah pemandangan langit istimewa. Ini mungkin terjadi karena planet-planet di Tata Surya mengelilingi Matahari dalam orbit-orbit yang nyaris sebidang.

Penulis masih ingat ketika posisi Bumi, Matahari, dan beberapa planet hampir segaris pada 5 Mei 2000, Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung menerima banyak pertanyaan tentang dampak fenomena ini.

Sebagian khawatir akan kemungkinan malapetaka di Bumi akibat meningkatnya gaya gravitasi. Walau tampak segaris, planet-planet ini sesungguhnya amat jauh satu sama lainnya untuk dapat saling mempengaruhi.

Namun demikian, secara teoritis ada pengaruh gravitasi yang dapat kita manfaatkan dalam misi pesawat luar angkasa.

Lebih lengkap tentang pengaruh parade 5 planet bulan Juni terhadap randangan misi luar angkasa, dapat dibaca di sini.

Gigi orang dewasa pada dasarnya memang sedikit kekuningan dan tidak seputih gigi anak. Hal ini disebabkan kepadatan mineral kalsium pada gigi dewasa dan membuat gigi menjadi lebih kuat.

Namun, berbagai jenis makanan dan minuman ternyata bisa membuat gigi lebih kuning. Lantas, apa saja makanan dan minuman yang dapat membuat gigi kuning?

Seseorang yang rutin minum kopi biasanya cenderung memiliki gigi yang lebih kuning. Kopi mengandung tanin, zat kimia berupa polifenol yang menyebabkan pewarnaan pada gigi.

Selain itu, teh juga mengandung tanin yang dapat menyebabkan gigi kuning.

Uniknya, sebuah studi tahun 2014, menambahkan susu ke dalam teh bisa menurunkan kemampuan teh mewarnai gigi. Hasil ini diyakini karena susu mengandung kasein, protein dalam susu, yang menghalangi gigi dari zat warna teh.

Minuman berkarbonasi, seperti soda dan cola, termasuk ke dalam minuman yang bisa membuat gigi kuning. Minuman soda bersifat asam dan menyebabkan erosi pada lapisan terluar dari gigi, yaitu enamel.

Saat enamel tererosi, gigi akan menampilkan lapisan di bawah enamel, yaitu dentin. Secara alami, dentin memiliki warna yang lebih kuning yang lebih lunak, sehingga lebih mudah mengalami perubahan warna pada gigi.

Selengkapnya, berita populer Sains tentang 6 jenis makanan dan minuman penyebab gigi kuning ini dapat disimak di sini.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#POPULER #SAINS #Vaksin #Cansino #Mengandung #Ginjal #Embrio #Bayi #Kepadatan #Tulang #Astronot #Menurun #Parade #Planet #Juni #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts