Mungkinkah Pengobatan Katarak Tanpa Operasi? Ini Kata Ahli

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut 65,2 juta orang di seluruh dunia hidup dengan katarak, penyebab utama kebutaan dan gangguan penglihatan di seluruh dunia.

Read More

Saat seseorang mengalami katarak, lensa mata yang biasanya jernih menjadi keruh. Ini sering terjadi seiring bertambahnya usia, tetapi juga dapat disebabkan oleh paparan sinar matahari atau cedera yang berlebihan pada mata, merokok, kondisi medis seperti diabetes, dan beberapa obat.

Tindakan operasi biasanya akan dilakukan untuk memperbaiki kondisi tersebut dengan mengganti lensa dengan lensa buatan.

Kabar baiknya kini sebuah studi baru mempelajari penggunaan senyawa kimia untuk membersihkan lensa berkabut tanpa operasi.

Senyawa yang mereka gunakan adalah oxysterol, yang merupakan turunan teroksigenasi dari kolesterol yang berperan dalam regulasi dan transportasi kolesterol.

Dikutip dari Medical News Today, Senin (30/5/2022) dalam studi ini, peneliti menguji bermacam 35 tikus liar dan tikus yang diubah secara genetik untuk mengembangkan kekeruhan lensa melalui perubahan protein B-crystallin atau A-crystallin mereka.

Di mata kanan 26 tikus, para peneliti memberikan setetes senyawa oxysterol, VP1-001, langsung ke permukaan mata.

Sementara itu, mereka memberikan setetes netral siklodekstrin di mata kiri mereka. Sembilan tikus dibiarkan tidak diobati sebagai kelompok kontrol.

Target pengobatan adalah mutasi A- dan B-crystallin yang sering menyebabkan katarak.

Hasilnya menurut peneliti menjanjikan. Senyawa VP1-001 mampu meningkatkan kejernihan lensa 61 persen dari lensa mata tikus dirawat peneliti. Peningkatan itu terjadi pada 46 persen tikus.

Meski begitu Dr Ashley Brissette, spesialis operasi katarak dari Weill Cornell Medicine yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menjelaskan hasil studi belum cukup untuk mengubah standar perawatan dalam pengobatan katarak.

Ia juga mencatat, bahwa operasi katarak bisa lebih dari sekedar penggantian lensa sederhana.

“Pertimbangan lainnya adalah ketika katarak diangkat melalui operasi, kami dapat menanamkan implan dengan resep di dalamnya untuk mengurangi ketergantungan pada kacamata setelah operasi. Ini merupakan manfaat tambahan dari operasi katarak,” katanya.

Selain itu juga masih diperlukan penelitian dalam jangka panjang, bila metode ini ingin diaplikasikan pada manusia.

“Ini masih merupakan penelitian awal berbasis hewan dan akan membutuhkan studi bertahun-tahun pada subjek manusia, sebelum direkomendasi sebagai intervensi untuk katarak,” tambah Dr. Brissette.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal Investigative Ophthalmology and Visual Science (iovs).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Mungkinkah #Pengobatan #Katarak #Tanpa #Operasi #Ini #Kata #Ahli #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts