Proses Pembuatan Garam dari Air Laut

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Banyak unsur dan senyawa yang terdapat di alam dalam bentuk yang tidak murni atau membentuk suatu campuran. 

Read More

Komponen penyusun suatu campuran dapat dipisahkan dengan beberapa cara yang disesuaikan dengan karakteristik komponen penyusun tersebut.

Adapun sifat fisika yang dapat dijadikan dasar pemisahan campuran adalah ukuran partikel, titik didih partikel, dan kelarutan.

Pemisahan secara fisika dapat dilakukan dengan cara corong pisah, dekantasi, penyulingan (distilasi), filtrasi, kristalisasi, kromatografi, sentrifugasi, dan sublimasi.

Selain itu, ada campuran yang dapat dipisahkan secara kimia. Campuran tersebut biasanya tergolong campuran homogen. 

Jenis-jenis pemisahan campuran secara kimia adalah amalgamasi dan sianidasi. 

Metode pemisahan campuran garam dari air laut adalah metode kristalisasi.

Dilansir dari Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kristalisasi adalah metode pemisahan untuk memperoleh zat padat yang terlarut dalam suatu larutan. 

Dasar metode kristalisasi adalah kelarutan bahan dalam suatu pelarut dan perbedaan titik didih.

Saat akan memisahkan garam dari air laut, perlu diketahui bahwa kedua komponen larutan, garam dan air, mempunyai ukuran partikel yang sangat kecil sehingga dapat melewati filter yang sangat rapat.

Oleh sebab itu, garam harus dipisahkan dari air laut dengan cara memanfaatkan titik didih komponennya.

Metode pembuatan garam secara tradisional

Membuat garam dengan cara tradisional dapat dilakukan dengan peralatan yang sederhana. 

Hal-hal yang perlu disiapkan adalah lahan yang luas untuk proses penguapan dan alat untuk mengalirkan air laut ke tempat penguapan.

Dilansir dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, berikut adalah metode pembuatan garam secara tradisional.

1. Mengalirkan air laut ke lahan yang luas

Lahan luas yang biasanya digunakan adalah berupa sepetak tanah dengan persiapan khusus.

Tempat tersebut digunakan untuk menampung air laut yang akan dipanaskan dengan sinar matahari (penguapan). Berikut adalah tahapan prosesnya:

  • Air dimasukkan ke tempat penampungan dengan cara ditimba dengan memanfaatkan pasang surut air laut.
  • Jika memanfaatkan pasang surut air laut, tanah diposisikan tidak terlalu tinggi dari air laut.
  • Ketika air laut sedang pasang, penutup dibuka supaya air bisa masuk ke dalam.
  • Saat air surut, tutup lagi penutup air sehingga air laut terperangkap di dalamnya.

2. Air laut dijemur di bawah sinar matahari

Air yang sudah terkumpul pada lahan selanjutnya dijemur di bawah sinar matahari. Ini dilakukan agar air laut dapat menguap dan menyisakan butiran-butiran kristal yang nantinya akan menjadi garam.

3. Pemanenan

Dari hasil penguapan air laut, selanjutnya akan menyisakan garam yang dapat dipanen. Petani garam kemudian mengumpulkan dan mengambil hasil panen untuk dijual di pasaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Proses #Pembuatan #Garam #dari #Air #Laut #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts