Mengenal Gonore, Penyakit Menular Seksual yang dapat Menyerang Pria dan Wanita

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Gonore merupakan penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Bakteri yang menyebabkan gonore terutama ditemukan dalam cairan dari penis dan cairan vagina.

Read More

Gonore adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual dan berbagi vibrator atau mainan seks yang belum dicuci.

Bakteri penyebab gonore dapat menginfeksi serviks, saluran yang mengeluarkan urin dari tubuh (uretra), rektum, dan yang lebih jarang bisa menginfeksi tenggorokan atau mata.

Gonore pada wanita, infeksinya dapat ditularkan dari wanita hamil ke bayinya, sehingga jika hamil dan mungkin menderita gonore, penting untuk menjalani tes dan perawatan sebelum bayi lahir.

Tanpa pengobatan, gonore dapat menyebabkan kebutaan permanen pada bayi yang baru lahir.

Gonore tidak menular melalui ciuman, pelukan, kolam renang, dudukan toilet atau mandi bersama, handuk, cangkir, piring atau peralatan makan. Bakteri tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia.

Gejala penyakit gonore

Dikutip dari NHS, sekitar 1 dari 10 pria yang terinfeksi dan hampir setengah dari wanita yang terinfeksi tidak mengalami gejala apa pun.

Tanda infeksi gonore pada pria meliputi buang air kecil yang menyakitkan, keluarnya cairan seperti nanah dari ujung penis, dan nyeri atau bengkak pada satu testis.

Sementara itu, gejala infeksi gonore pada wanita meliputi peningkatan keputihan, buang air kecil yang menyakitkan, sakit perut atau panggul, serta pendarahan vagina di luar siklus menstruasi seperti setelah berhubungan seksual.

Pengobatan penyakit gonore

Gonore biasanya diobati dengan suntikan antibiotik tunggal, yang umumnya melalui bokong atau paha. Dengan pengobatan yang efektif, sebagian besar gejala akan membaik dalam beberapa hari.

Biasanya penderita disarankan untuk kembali ke dokter dalam satu atau dua minggu setelah perawatan untuk melihat perkembangan penyakit.

Saat seseorang mengalami gonore, penderita harus menghindari berhubungan seks sampai benar-benar tidak memiliki infeksi.

Bakteri Neisseria gonorrhoeae, penyebab infeksi menular seksual Gonore atau kencing nanah

Komplikasi penyakit gonore

Keberhasilan pengobatan gonore sebelumnya tidak membuat tubuh kebal untuk tertular lagi. Dituliskan Mayoclinic, gonore yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi seperti:

Gonore dapat menyebar ke dalam rahim dan saluran tuba, menyebabkan penyakit radang panggul (PID). PID dapat menyebabkan jaringan parut pada tuba, risiko komplikasi kehamilan dan infertilitas yang lebih besar.

PID membutuhkan perawatan sesegera mungkin.

Gonore dapat menyebabkan tabung kecil melingkar di bagian belakang testis di mana saluran sperma berada (epididimis) menjadi meradang (epididimitis). Epididimitis yang tidak diobati dapat menyebabkan infertilitas.

  • Infeksi yang menyebar ke persendian dan area lain di tubuh

Bakteri yang menyebabkan gonore dapat menyebar melalui aliran darah dan menginfeksi bagian lain dari tubuh termasuk persendian.

Selain itu, mungkin terjadi demam, ruam, luka kulit, nyeri sendi, pembengkakan dan kekakuan.

  • Peningkatan risiko HIV/AIDS

Memiliki gonore membuat penderita lebih rentan terhadap infeksi human immunodeficiency virus (HIV), virus yang menyebabkan AIDS. Orang yang memiliki gonore dan HIV dapat menularkan kedua penyakit lebih mudah kepada pasangannya.

Bayi yang tertular gonore dari ibunya saat lahir dapat mengalami kebutaan, luka di kulit kepala, dan infeksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Mengenal #Gonore #Penyakit #Menular #Seksual #yang #dapat #Menyerang #Pria #dan #Wanita #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts