Fakta-fakta Tasmanian Devil, Mamalia Agresif yang Terancam Punah

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Tasmanian devil (Sarcophilus harrisii) adalah mamalia yang terkenal dengan sifatnya yang agresif.

Read More

Tasmanian devil memiliki bulu kasar berwarna coklat atau hitam dan tubuh kekar yang membuat mereka tampak seperti bayi beruang.

Sebagian besar Tasmanian devil memiliki garis atau tambalan putih di dada dan bintik-bintik terang di sisi atau ujung belakang. 

Mereka memiliki kaki depan yang panjang dan kaki belakang yang lebih pendek sehingga mereka berjalan dengan lamban seperti babi.

Tasmanian devil termasuk kelompok marsupial karnivora terbesar di dunia dengan panjang mencapai 30 inci dan beratnya mencapai 26 pon. Meski demikian, ukuran tubuh Tasmanian devil sangat bervariasi, bergantung pada tempat tinggal dan ketersediaan makanan. 

Kepala Tasmanian devil yang besar dengan gigi yang tajam dan rahang yang kuat serta berotot dapat memberikan gigitan paling kuat di antara mamalia lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fakta-fakta Tasmanian devil

Dilansir dari National Geographic, berikut adalah fakta-fakta Tasmanian devil:

Habitat Tasmanian devil

Dulu, Tasmanian devil banyak ditemukan di seluruh Australia, namun sekarang hanya ditemukan di negara bagian pulau Tasmania. Rentang habitat Tasmanian devil meliputi seluruh pulau, meskipun sebagian besarnya adalah semak belukar pesisir dan hutan. 

Ahli biologi berspekulasi bahwa kepunahan Tasmanian devil di daratan sekitar 400 tahun yang lalu mungkin terkait dengan masuknya anjing Asia atau dingo.

Perilaku Tasmanian devil

Tasmanian devil kerap mengamuk ketika diancam oleh pemangsa, memperebutkan pasangan, atau mempertahankan makanan. Pemukim Eropa awal menjuluki mereka “setan” setelah menyaksikan pertunjukan seperti memamerkan gigi, menerjang, dan serangkaian geraman. 

Perilaku ini juga menginspirasi penggambaran Looney Tunes tentang Taz, karakter Tasmanian devil, sebagai tokoh yang suka mengamuk.

Meski Tasmanian devil mungkin tampak agresif, perilaku ini hanya bagian ritual mencari mangsa atau ketakutan dengan pemangsa.

Makanan Tasmanian devil

Tasmanian devil adalah hewan karnivora. Mereka bertahan hidup dengan memakan mangsa kecil seperti katak, burung, ikan, dan serangga. 

Mereka lebih suka mengais daripada berburu dan sering memakan bangkai. Biasanya, mereka paling gaduh saat berebut posisi di atas bangkai yang besar. Seperti hewan marsupial lainnya, ketika mereka diberi makan dengan baik, ekor mereka membengkak karena banyaknya lemak yang tersimpan.

Reproduksi Tasmanian devil

Tasmanian devil betina melahirkan setelah sekitar tiga minggu kehamilan. Bayi-bayi yang tidak berbulu ini merangkak naik ke bulu induknya dan masuk ke dalam kantong. 

Namun, sang ibu hanya memiliki empat puting susu, sehingga hanya segelintir bayi yang dapat bertahan hidup. Bayi Tasmanian devil muncul dari kantong setelah sekitar empat bulan, umumnya disapih pada bulan keenam, dan mereka mulai hidup sendiri pada bulan kedelapan.

Ancaman terhadap kelangsungan hidup

Upaya pada akhir tahun 1800-an untuk membasmi Tasmanian devil, karena dianggap sebagai hama pembunuh ternak, hampir berhasil. Namun, pada tahun 1941, pemerintah menjadikan Tasmanian devil sebagai spesies yang dilindungi dan jumlah mereka terus bertambah sejak saat itu.

Namun, tragisnya, penyakit yang ditemukan pada pertengahan 1990-an telah membunuh puluhan ribu Tasmanian devil. 

Penyakit tersebut adalah tumor wajah yang dapat menyebar dengan cepat dan termasuk kanker menular langka.

Penyakit tumor wajah menyebabkan benjolan besar di sekitar mulut dan kepala hewan sehingga mereka sulit untuk makan. Hewan yang mengidap penyakit ini akhirnya mati kelaparan. 

Akibatnya, populasi Tasmanian devil anjlok dari 140.000 menjadi hanya 20.000. Saat ini, Tasmanian devil sekarang diklasifikasikan sebagai hewan terancam punah oleh International Union for the Conservation of Nature.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Faktafakta #Tasmanian #Devil #Mamalia #Agresif #yang #Terancam #Punah #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts