Gejala dan Penyebab Penyakit Sifilis

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum adalah sifilis.

Read More

Pada awalnya, penyakit sifilis ditandai dengan munculnya luka kecil tanpa rasa sakit di organ seksual, rektum, atau mulut.

Luka kecil tersebut disebut chancre dan biasanya sering tidak disadari sebagai tanda awal penyakit sifilis.

Penyakit sifilis dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, seperti radang sendi hingga kerusakan otak.

Penyebab penyakit sifilis

Dilansir dari WebMD, penyebab penyakit sifilis adalah bakteri Treponema pallidum yang dapat disebarkan melalui kontak langsung dengan luka sifilis di tubuh orang lain.

Ini biasanya terjadi selama aktivitas seksual, namun bakteri penyebab sifilis juga bisa masuk ke tubuh melalui luka di kulit atau selaput lendir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perlu diketahui bahwa penyakit sifilis tidak ditularkan melalui dudukan toilet, gagang pintu, bak mandi, pakaian bersama, peralatan makan, atau benda-benda lain yang kerap dipakai bersama.

Seseorang lebih rentan terkena penyakit sifilis jika melakukan hubungan seksual tanpa kondom, terkena HIV, dan memiliki banyak pasangan seks.

Gejala penyakit sifilis

Dilansir dari Healthline, gejala penyakit sifilis diklasifikasikan berdasarkan tahapannya, yakni tahap utama, sekunder, laten, dan tersier.

Penyakit sifilis paling menular dalam dua tahap pertama. Di tahap laten, penyakit ini tetap aktif meski tidak menunjukkan gejala, sedangkan di tahap tersier, sifilis paling merusak kesehatan.

1. Sifili primer

Tahap utama sifilis terjadi sekitar tiga hingga empat minggu setelah seseorang terpapar bakteri Treponema pallidum.

Gejala yang dialami adalah munculnya luka bulat kecil atau chancre yang tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi sangat menular.

Chancre bisa muncul di mana saja bakteri masuk ke dalam tubuh, mulai dari alat kelamin, rektum, hingga di dalam mulut.

2. Sifilis sekunder

Selama tahap sekunder, penyakit sifilis dapat mengembangkan gejala berupa ruam kulit dan sakit tenggorokan.

Ruam tersebut tidak menimbulkan gatal dan biasanya muncul di telapak tangan dan telapak kaki atau di bagian tubuh lainnya.

Gejala lain yang biasanya muncul dari sifilis sekunder adalah sakit kepala, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, demam, berat badan turun, rambut rontok, dan sendi sakit.

3. Sifilis laten

Tahap ketiga sifilis, laten, disebut juga tahap tersembunyi. Pada tahap ini, gejala dari tahap primer dan sekunder menghilang sehingga tidak ada gejala yang dialami.

Namun, bakteri Treponema pallidum masih ada di dalam tubuh. Biasanya, tahap laten berlangsung selama bertahun-tahun sebelum berkembang ke tahap tersier.

4. Sifilis tersier

Menurut Mayo Clinic, sekitar 15 hingga 30 persen penderita sifilis yang tidak mendapatkan pengobatan akan memasuki tahap tersier.

Sifilis tersier dapat mengancam jiwa. Beberapa kemungkinan yang muncul dari sifilis tersier adalah kebutaan, penyakit kejiwaan, ketulian, hilang ingatan, kerusakan tulang dan jaringan lunak, penyakit jantung, stroke, meningitis, dan neurosifilis.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Gejala #dan #Penyebab #Penyakit #Sifilis

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts