Osteoporosis: Gejala, Faktor Risiko, dan Cara Mencegah

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Osteoporosis adalah kondisi yang menyebabkan tulang keropos. Osteoporosis memperbesar ukuran ruang-ruang kecil di dalam tulang sehingga kekuatan dan kepadatannya hilang.

Read More

Orang-orang dari segala usia bisa terkena osteoporosis, namun kondisi ini lebih sering menyerang orang lanjut usia (lansia), terutama wanita.

Penderita osteoporosis berisiko tinggi mengalami patah tulang sehingga sulit melakukan aktivitas sehari-hari.

Gejala osteoporosis

Dilansir dari Healthline, pada tahap awal, osteoporosis tidak memperlihatkan gejala atau tanda peringatan.

Dalam kebanyakan kasus, penderita osteoporosis tidak sadar bahwa mereka mengalami kondisi tersebut hingga mengalami patah tulang.

Jika gejala memang muncul, beberapa gejala osteoporosis yang mungkin dirasakan adalah gusi surut, kekuatan cengkeraman melemah, dan kuku rapuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanpa penanganan yang tepat, osteoporosis akan semakin buruk. Pasalnya, tulang menjadi lebih tipis dan lebih lemah sehingga risiko patah tulang meningkat.

Gejala osteoporosis parah dapat mencakup patah tulang karena jatuh atau bahkan karena bersin atau batuk yang kuat.

Penderita osteoporosis parah juga bisa merasakan sakit punggung atau leher dan kehilangan tinggi badan.

Jika mengalami patah tulang akibat osteoporosis, waktu yang dibutuhkan untuk sembuh bergantung pada banyak faktor, termasuk letak fraktur, tingkat keparahan, usia, dan riwayat kesehatan.

Faktor risiko osteoporosis

Faktor risiko terbesar osteoporosis adalah usia. Ketika memasuki usia 30 tahun, tubuh manusia mulai memecah tulang lebih cepat daripada kemampuan menggantikannya.

Hal ini menyebabkan tulang yang kurang padat dan lebih rapuh sehingga rentan terkena masalah tulang.

Selain usia, faktor risiko utama lainnya adalah menopause yang terjadi pada wanita yang berusia 45-55 tahun.

Akibat perubahan kadar hormon yang terkait dengan menopause, tubuh wanita kehilangan kekuatan tulang lebih cepat.

Faktor risiko lain untuk osteoporosis adalah asupan nutrisi yang buruk, berat badan rendah, merokok, kurang aktivitas fisik, riwayat keluarga, dan lain-lain.

Ada banyak faktor risiko osteoporosis yang sulit dikendalikan, seeperti jenis kelamin, usia, dan riwayat keluarga.

Namun, ada beberapa faktor yang bisa dilakukan. Beberapa cara mencegah osteoporosis pada tulang adalah dengan:

1. Memenuhi kebutuhan harian kalsium dan vitamin D

2. Melakukan latihan menahan beban

3. Berhenti merokok

4. Untuk wanita, pertimbangkan pro dan kontra dari terapi hormon

Jika berisiko terkena osteoporosis, segera bicarakan dengan dokter untuk melakukan langkah-langkah pencegahan lebih lanjut.

#Osteoporosis #Gejala #Faktor #Risiko #dan #Cara #Mencegah #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts