Belum Bisa Dapat Vaksin Covid-19, Begini Cara Meningkatkan Imunitas Anak

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Melonjaknya angka kasus positif Covid-19, tak hanya terjadi pada orang dewasa, melainkan juga banyak anak yang terinfeksi.

Read More

Bahkan, data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menunjukkan, kematian anak akibat Covid-19 di Indonesia adalah yang tertinggi di dunia.

Terkait hal itu, IDAI meyetujui percepatan dan perluasan pemberian vaksin Covid-19 pada anak-anak, mengingat transmisi dan kematian akibat Covid-19 semakin meningkat tajam.

Sayangnya, vaksin Covid-19 belum bisa diberikan untuk seluruh usia anak. Saat ini, yang bisa menerima vaksin Covid-19 adalah anak-anak yang berusia 12-17 tahun.

Sementara untuk anak-anak usia 3-11 tahun masih menunggu hasil kajian untuk menilai dosis dan keamanannya.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sistem kekebalan atau imunitas anak yang belum bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dokter spesialis anak RS Pondok Indah, Puri Indah, dr. Ellen Wijaya Sp.A menekankan, hal pertama yang harus dilakukan orangtua adalah menerapkan disiplin protokol kesehatan. Terutama, jika orangtua masih harus berpergian keluar rumah, seperti ke kantor.

Selama di luar rumah, orangtua wajib memakai masker dobel, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak, untuk mencegah membawa pulang virus corona ke rumah.

Apalagi menurutnya, kebanyakan anak terinfeksi Covid-19 melalui klaster keluarga.

“Karena itu, jika orangtua pergi keluar rumah, saat sampai di rumah, orangtua harus melepaskan semua pakaian, ponsel, atau kaca mata, kemudian membersihkan diri. Jangan sampai masuk rumah langsung memeluk anak,” ujar dr. Ellen dalam virtual media discussion bertajuk Serba-serbi Vaksinasi Anak, Rabu (14/7/2021).

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah, asupan gizi seimbang dan nutrisi yang adekuat untuk anak. Pastikan anak mengonsumsi makanan bergizi lengkap, termasuk protein hewani, protein nabati, lemak, sayuran, buah, dan sebagainya.

“Kalau kebutuhan gizi anak sudah lengkap terpenuhi, maka tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen multivitamin. Dari makanan gizi seimbang tadi sudah bisa membantu meningkatkan imunitas anak,” jelas dr. Ellen.

LightFieldStudios Ilustrasi ayah dan anak berolahraga bersama

Kemudian hal ketiga yang harus dilakukan adalah, berolahraga secara rutin sesuai usia anak. Setiap hari setidaknya anak melakukan aktivitas fisik selama 60 menit untuk membantu meningkatkan imunitas anak.

“Bukan berarti di rumah saja selama pandemi, lalu tidur terus. Enggak begitu ya, anak tetap harus banyak bergerak supaya sehat,” katanya.

Hal keempat adalah menjaga pola tidur. Meski harus di rumah saja dan melakukan berbagai kegiatan di rumah, termasuk sekolah, sebaiknya anak harus tetap memiliki jam tidur teratur.

“Jangan dibiasakan anak bangun siang dan tidur larut. Ini justru bisa mengganggu imunitas anak. Pastikan kebutuhan waktu tidur anak tercukupi untuk menjaga imunnya.”

Hal kelima yang perlu dilakukan untuk meningkatkan imunitas anak adalah berjemur setiap hari, untuk membantu pembentukan vitamin D dalam tubuh anak.

Dikatakan dr. Ellen, vitamin D sudah terbukti bisa membantu meningkatkan imunitas. Sehingga, pastikan anak berjemur dengan matahari pagi sekitar pukul 8.00 hingga 10.00, selama 15-20 menit.

“Terakhir yang tak kalah penting adalah pastikan untuk melengkapi imunisasi lain yang sudah bisa didapatkan anak sesuai usianya, untuk membantu menjaga kesehatannya,” pungkas dr. Ellen.

#Belum #Bisa #Dapat #Vaksin #Covid19 #Begini #Cara #Meningkatkan #Imunitas #Anak #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts