Salah Satu Perhiasan Emas Tertua di Dunia Ditemukan, Milik Wanita Berstatus Sosial Tinggi

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Arkeolog yang bekerja di distrik Tübingen di barat daya Jerman menemukan salah satu perhiasan emas paling awal di dunia pada 2020 lalu.

Read More

Menurut peneliti, perhiasan tersebut diperkirakan berusia 3800 tahun.

Emas yang berupa gulungan spiral itu ditemukan dari kuburan seorang wanita Zaman Perunggu Awal.

Mengutip Phys, Sabtu (29/5/2021) penemuan logam mulia dari periode ini sangat langka di barat daya Jerman.

Menariknya pula, emas kemungkinan besar berasal dari Cornwall di barat daya Inggris.

Temuan ini pun menunjukkan bukti awal yang luar biasa dari perdagangan barang mewah orang-orang pada waktu itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penemuan perhiasaan emas bermula saat penggalian di distrik Tübingen di mana peneliti menemukan kuburan seorang wanita, yang dikuburkan dalam posisi meringkuk dan menghadap ke selatan.

Penanggalan radiokarbon tulang menunjukkan, jika kuburan berasal dari tahun 1850 hingga 1700 SM.

Jenis penguburan ini khas dari periode Neolitik akhir di Eropa Tengah. Namun ternyata di pemakaman itu peneliti justru menemukan hal di luar dugaan, yakni gulungan spiral yang terbuat dari kawat emas. Gulungan itu terletak di belakang jenazah wanita.

Peneliti berasumsi kalau gulungan emas itu kemungkinan adalah hiasan rambut yang menunjukkan, bahwa pemakainya memiliki status sosial yang tinggi.

Analisis lebih lanjut menemukan, jika emas mengandung sekitar 20 persen perak, kurang dari dua persen tembaga, dan memilik jejak platina serta timah.

Komposisi tersebut menunjukan paduan emas alami khas yang dicuci dari sungai.

Sementara itu, pola elemen jejak menyerupai emas dari endapan di Cornwall, khususnya dari daerah Sungai Carnon.

Temuan pun kontras dengan logam mulia lain yang ditemukan di Eropa, yang hampir seluruhnya berasal dari endapan di Eropa Tenggara.

Penggalian ini sendiri dipimpin oleh Profesor Raiko Krauss dari Institut Prasejarah dan Arkeologi Abad Pertengahan di Universitas Tübingen serta Dr. Jörg Bofinger dari Kantor Negara Bagian Baden-Württemberg untuk Pengelolaan Warisan Budaya, yang berbasis di Esslingen.

#Salah #Satu #Perhiasan #Emas #Tertua #Dunia #Ditemukan #Milik #Wanita #Berstatus #Sosial #Tinggi #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts