Kamasutra Satwa: Suka Menyendiri, Bagaimana Beruang Kawin?

  • Whatsapp

 

Read More

KOMPAS.com – Beruang adalah mamalia yang termasuk dalam keluarga Ursidae. Panjangnya bisa sekecil empat kaki dan beratnya sekitar 27 kilogram, seperti beruang madu yang memiliki tinggi sampai 2,5 meter dan bahkan untuk beruang kutub bobotnya bisa mencapai 455 kilogram.

Mereka memiliki cakar yang tidak bisa ditarik, ekor pendek, dan indra penciuman yang sangat baik.

Beruang biasa ditemukan di seluruh Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Asia.

Beruang memang hewan penyendiri atau soliter, kecuali ibu dengan anaknya.

Lalu, bagaimana cara beruang ini kawin dan berkembang biak?

Dilansir Sciencing, meskipun ia adalah hewan yang soliter, secara alami jantan dan betina akan berkumpul untuk membentuk generasi berikutnya.

Semua kecuali satu dari delapan spesies beruang di dunia cenderung kawin dalam cara yang khas, di mana sang jantan akan berkeliaran di daerah jelajahnya untuk mencari betina.

Menariknya, beruang termasuk di antara mamalia yang melakukan implantasi tertunda, di mana telur yang telah dibuahi tidak akan aktif selama beberapa bulan sebelum ditanamkan di dalam rahim.

Strategi reproduksi ini dimaksudkan untuk mengatur waktu kelahiran anak dengan ketersediaan makanan yang utama.

Beruang coklat, beruang hitam Amerika, beruang hitam Asia, beruang sloth, panda raksasa dan beruang kutub umumnya berkembang biak antara musim semi dan awal musim panas dan akan melahirkan pada musim dingin berikutnya.

Implantasi tertunda ini juga memungkinkan beruang merespons, jika misalnya jadwal pematangan dibatalkan, seperti berbagai fase iklim.

Namun untuk beruang madu di kawasan tropis Asia Tenggara, tampaknya tidak memiliki musim kawin yang spesifik.

 

Ilustrasi beruang kutub. (Shutterstock)

Setiap jenis beruang memiliki proses kawin di waktu yang berbeda. Misalnya pada beruang coklat, biasanya berkembang biak antara Mei hingga awal Juli, dan musim kawin berlangsung sekitar 2,5 bulan.

Sang jantan secara aktif akan mencari betina dan setelah menemukannya akan menemaninya selama beberapa minggu.

Beruang coklat jantan sering kali berusaha membatasi pergerakan betina yang mereka kawini.

Itu kemungkinan merupakan upaya untuk memaksimalkan peluang jantan untuk mengawini betina.

Lalu, bagaimana dengan beruang kutub yang hidup di kutub utara? Beruang kutub jantan akan melacak betina dengan mengikuti jejak bau dan jejak kaki di musim semi.

Seperti beruang coklat, mereka akan “mengasingkan” betina dalam area terlarang untuk meningkatkan peluang mereka untuk melahirkan anaknya.

Setelah implantasi tertunda, masa kehamilan beruang kutub cukup singkat hanya sekitar tiga atau empat bulan.

#Kamasutra #Satwa #Suka #Menyendiri #Bagaimana #Beruang #Kawin #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts