Cheetos, Lays, dan Doritos Akan Berhenti Produksi, Kenali Kandungan Gizinya Halaman all

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Sejak Kamis (18/2/2021), media sosial diramaikan dengan informasi akan dihentikannya produksi makanan ringan merek Lay’s, Cheetos, dan Doritos mulai Agustus 2021.

Read More

Banyak orang sedih dan kecewa atas pengumuman tersebut. Sebagian besar pun membayangkan hambarnya saat camilan ringan itu hilang dari etalase toko.

Selain rasa yang enak, sebenarnya apa kandungan gizi dan nutrisi dari camilan ringan itu?

Spesialis Gizi Klinik, Dokter Juwalita Surapsari mengatakan bahwa camilan ringan kemasan itu mayoritas mengandung karbohidrat dan lemak.

“Makanan camilan seperti corn puff atau potato chips yang dijual dalam kemasan biasanya mayoritas kandungan nutrisinya adalah karbohidrat dan lemak, sedangkan kandungan proteinnya lebih sedikit,” ujar Juwalita kepada Kompas.com, Kamis (18/2/2021).

Penting perhatikan label informasi gizi

Saat memilih untuk mengonsumsi makanan ringan tersebut, ada hal yang harus diperhatikan di label nutrisi pada kemasan.

Pada label nutrisi, ada yang namanya takaran saji.

“Nah, takaran saji untuk camilan dalam kemasan seperti itu, biasanya disajikan dalam 15-20 gram. Itu biasanya dalam bentuk kemasan paling kecil (kalau) 15-20 gram,” kata Juwalita.

“Untuk kandungan kalorinya, rata-rata bisa 70-110 kalori,” imbuh dia.

Sering kali, orang mengonsumsi camilan ringan kemasan dalam jumlah banyak.

Terlebih, ukuran 15-20 gram sangat sedikit. Hal ini pula yang mendorong seseorang untuk mengambil kemasan lebih besar – sekitar 80 gram – sehingga mengonsumsi camilan lebih banyak.

Sementara yang tertulis dalam label informasi gizi adalah untuk per takaran saji 20 gram.

“Jadi, kita harus hati-hati dalam membaca label nutrisi tersebut, sehingga bisa menentukan berapa banyak sih yang mau kita konsumsi,” ujarnya.

Selain kaya akan karbohidrat dan lemak, makanan ringan kemasan itu juga mengandung natrium. Natrium adalah komponen dari garam.

SHUTTERSTOCK/HANDMADEPICTURES Ilustrasi keripik kentang.

Jika dilihat dalam piramida makanan, dikatakan Juwalita, garam menjadi salah satu komponen yang harus kita batasi selain gula dan minyak.

“Nah, makanan kemasan tadi mengandung garam, yang kalau kita konsumsi secara berlebihan akan menyumbang asupan garam yang juga berlebihan untuk kita,” jelas dia.

Jadi biasanya, dalam satu takaran saji (sebanyak 20 gram) keripik kentang atau camilan jagung mengandung natrium hingga 70 miligram (mg).

Padahal, batas atas asupan natrium yang diperbolehkan adalah 2.300 miligram.

Ketika orang cenderung mengambil camilan corn puff dan potato chips dalam kemasan yang besar, misalnya kemasan yang 80 gram, artinya seseorang mengonsumsi empat kali lipat per takaran saji yang biasanya setara dengan 70-110 kalori.

“Kalau saran saya, sebetulnya boleh-boleh saja kita mengonsumsi makanan selingan tersebut, tetapi kenali dan batasi sajian yang ingin kita makan,” ungkap dia.

“Jadi saat mau makan makanan tersebut, lihat label nutrisinya, baca berapa takaran sajinya karena seringkali untuk satu takaran saji tidak selalu satu kemasan,” imbuhnya mengingatkan.

Dengan melakukan hal tersebut, kita juga bisa mengatur asupan karbohidrat olahan, asupan lemak jenuh, dan garam agar tidak berlebihan.

#Cheetos #Lays #dan #Doritos #Akan #Berhenti #Produksi #Kenali #Kandungan #Gizinya #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts