Kenali Gejala Infeksi Menular Seksual, dari Gatal hingga Muncul Tumor

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi penting diberikan kepada semua orang.

Read More

Hal tersebut menjadi hak semua orang untuk mendapatkan informasi, edukasi, dan konseling mengenai kesehatan reproduksi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Demikian yang dikatakan  dr Sandeep Nanwani MMSc dari United nations Population Fund (UNFPA)  dalam diskusi daring Webinar 1: Let’s Talk About Sex dalam rangkain series #HarusDibahas oleh Reprodukasi, Jumat (20/11/2020).

“Di sini bukan hanya pasangan yang sudah menikah, tetapi setiap orang berhak (mendapatkan edukasi kesehatan reproduksi,” kata Sandeep.

Salah satu tujuan pemberian edukasi kesehatan seksual dan reproduksi, bertujuan untuk menjaga setiap individu agar terhindar dari penyakit menular seksual.

Untuk diketahui, penyakit menular seksual adalah penyakit yang bisa menular lewat hubungan intim.

Melansir SehatQ, kondisi penyakit menular seksual yang juga dikenal dengan infeksi menular seksual (IMS) dapat menyebar melalui kontak seksual lewat vagina, anus, atau mulut tanpa proteksi.

Terdapat lebih dari 20 jenis penyakit menular seksual. Beberapa jenisnya yang umum meliputi klamidia, herpes genitalis, gonore, HIV/AIDS, kutil kelamin, sifilis, hepatitis B, dan trikomoniasis.

Bahkan, kondisi buruk bisa terjadi jika IMS ini dialami oleh ibu hamil, karena dapat menyebabkan kondisi medis serius pada bayinya, terutama saat persalinan.

Gejala  infeksi menular seksual (IMS)

Umumnya, penyakit IMS akan ditangani oleh dokter kulit dan kelamin, karena kecenderungan gejala-gejalanya yang memang banyak terjadi di organ vital manusia.

Berikut beberapa gejala IMS yang perlu Anda waspadai:

– Keluarnya cairan tidak normal dari alat kelamin laki-laki atau perempuan baik itu keputihan, nanah atau darah

– Keputihan yang tidak normal (berbau, berwarna kuning atau kehijauan, banyak dan gatal)

– Terdapat luka pada alat kelamin atau daerah sekitar anus

– Rasa nyeri pada perut bagian bawah pada perempuan

– Pembengkakan buah zakar pada laki-laki

– Terdapat benjolan pada lipatan paha

– Terdapat tumor, kutil, benjolan seperti jengger ayam atau bunga kol pada alat kelamin atau daerah sekitar anus

– Rasa gatal pada alat kelamin

– Terdapat bercak kemerahan pada alat kelamin seperti luka atau benjolan

– Rasa tidak nyaman atau nyeri ketika berhubungan intim atau berkemih pada wanita

– Luka, benjolan atau ruam di sekitar alat kelamin (vagina, penis) buah zakar, bokong, anus, paha, atau mulut

Bisakah orang yang belum pernah berhubungan seksual menderita IMS?

Sandeep menegaskan, masalah infeksi menular seksual yang ditandai dengan gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya, tidak hanya bisa terjadi pada mereka yang pernah melakukan hubungan seksual. 

“Gejala-gejala di atas juga bisa didapatkan tanpa melakukan seksual,” kata Sandeep.

Contohnya, apabila remaja mengalami keputihan tidak normal dan belum pernah melakukan hubungan seksual, maka kemungkinan lain harus dipertimbangkan, misalnya mengalami masalah infeksi saluran reproduksi.

Oleh sebab itu, Sandeep mengingatkan, bila muncul gejala-gejala tersebut, jangan mengobatinya sendiri dengan obat bebas yang dijual di pasaran.

“IMS itu mencakup banyak jenis penyakit. Jadi, segera periksakan diri Anda ke layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan yang tepat,” ujarnya.

Umumnya, pemeriksaan infeksi menular seksual ini bisa dilakukan dari fasilitas layanan kesehatan premier sekalipun seperti puskesmas, klinik ramah remaja hingga rumah sakit.

Penegakkan diagnosis yang dini dan tepat, akan membantu mempercepat penanganan dan meningkatkan presentasi kesembuhan bagi pasien IMS.

3

#Kenali #Gejala #Infeksi #Menular #Seksual #dari #Gatal #hingga #Muncul #Tumor

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts