Pulau Terpencil di Dunia Bakal Jadi Zona Perlindungan Laut Terbesar

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Usaha untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati dunia terus dilakukan berbagai pihak.

Read More

Kali ini sebuah pulau berpenduduk paling terpencil di dunia akan diubah menjadi zona perlindungan laut terbesar di planet ini.

Proyek ini diinisiasi oleh Pew Charitable Trusts dan Bertarelli Foundation yang kerap melakukan promosi pembuatan cagar alam di seluruh dunia.

Seperti dikutip dari Phys, Sabtu (14/11/2020) pulau bernama Tristan da Cunha ini memiliki luas sekitar 687.247 kilometer persegi dan terletak di rangkaian pulau di Atlantik Selatan.

Nantinya, pulau tersebut akan menjadi zona larangan tangkap, semua aktivitas penangkapan ikan akan dilarang.

Sehingga, pulau menjadi tempat perlindungan bagi ikan yang hidup di perairan dan puluhan juta burung laut yang memakannya, termasuk di antaranya adalah penguin rochhopper yang terancam punah, elang laut hidung kuning, dan satwa liar lainnya.

Tristan da Cunha memiliki sejarah panjang dalam melindungi lingkungannya, perubahan status ini akan menjadikan penduduk pulau sebagai penjaga zona larangan tangkap terbesar di Samudra Atlantik.

“Komunitas Tristan sangat berkomitmen pada konservasi. Laut adalah sumber daya penting, untuk ekonomi dan kelangsungan hidup jangka panjang. Itulah mengapa melindungi 90% perairan kami dapat memainkan peran kunci dalam menjaga kesehatan lautan,” ungkap James Glass, Kepala Pulau Tristan da Cunha.


Tristan da Cunha merupakan negara kepulauan yang ideal sebagai tempat perlindungan.

Dengan status ini, maka pulau akan menjadi zona terlarang terbesar di Samudra Atlantik dan terbesar keempat di dunia.

Tristan da Cunha juga akan membantu mengamankan 30 persen lautan dunia pada tahun 2030.

Perairan di sekitar Tristan da Cunha menjadi tempat makan bagi albartros Tristan.

Sementara menurut Royal Society for the Protection of Birds, pulau tersebut juga menjadi rumah bagi beberapa spesies burung darat yang tak hidup di tempat lain, termasuk Wilkins bunting dan Inaccessible rail, burung terkecil di dunia yang tak bisa terbang.

#Pulau #Terpencil #Dunia #Bakal #Jadi #Zona #Perlindungan #Laut #Terbesar

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts