Diler Sepi Efek Wacana Relaksasi Pajak Mobil Baru Halaman all

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan wacana pajak mobil baru nol persen. Stimulus ini diharapkan mampu menggerakan industri otomotif yang terpukul karena pandemi Covid-19.

Read More

Rencana pajak mobil baru sebesar nol persen pun langsung tersebar di tengah masyarakat. Kabarnya, mulai ada konsumen yang menunda pembelian sebelum kebijakan ini keluar hingga mengakibatkan diler mobil sepi pengunjung. Benarkah demikian?

Bussines Innovation & Marketing Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy mengatakan, berdasarkan kondisi aktual memang ada penurunan konsumen yang mengunjungi diler saat ini.

“Tren booking secara online juga terlihat cukup melambat di minggu keempat bulan ini. Ini mungkin disebabkan berbagai faktor, termasuk PSBB dan juga wacana relaksasi pajak,” ujar Billy saat dihubungi Kompas.com, Kamis (1/9/2020).

Dok. Humas Daihatsu/Rianto Prasetyo Daihatsu Ayla R Deluxe AT 2020

Billy mengaku, pihaknya hingga kini masih akan terus memonitor dan melakukan berbagai penawaran program penjualan, serta terus melakukan upaya untuk mempermudah konsumen dalam melakukan pemesanan secara online.

Hal berbeda diungkapkan oleh Division Head Martketing & Costumer Relation Astra International- Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso. Menurutnya, hingga saat ini diler Daihatsu masih tetap terjadi pembelian oleh konsumen.

“Kemungkinan, karena mereka memang sangat membutuhkan kendaraan baru tersebut, sehingga mereka tetap melakukan pembelian saat ini,” kata Hendrayadi.

#Diler #Sepi #Efek #Wacana #Relaksasi #Pajak #Mobil #Baru #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts