Sudah 620.000 Kendaraan Daftar MyPertamina, Mayoritas Pengguna Pertalite

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah akan membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi untuk jenis pertalite dan solar. Maka dari itu, PT Pertamina (Persero) saat ini tengah membuka pendaftaran MyPertamina bagi kendaraan yang berhak membeli BBM subsidi, agar penyaluran tepat sasaran.

Read More

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, hingga saat ini sudah 620.000 kendaraan yang terdaftar di MyPertamina. Pertamina telah membuka pendaftaran bagi kendaraan dengan kriteria tertentu yang berhak membeli pertalite dan solar, sejak 1 Juli 2022.

“Sudah 620.000 pendaftar, 75 persen pertalite, dan 25 persen solar,” kata Irto kepada Kompas.com, Senin (15/8/2022).

Sebagai informasi, saat ini kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar semakin menipis. Untuk mencegah kelangkaan pertalite dan solar, pembatasan konsumsi BBM subsidi harus segera dilakukan.

Namun, pembatasan konsumsi ini akan lebih efektif jika mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) 191 tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak yang tengah di revisi.

Pertamina mencatat, sampai dengan bulan Juli 2022, BBM subsidi jenis solar yang sudah tersalurkan sejumlah 9,9 juta kilo liter, sementara kuotanya 14,9 juta kilo liter. Sementara itu, BBM subsidi jenis Pertalite, hingga juli 2022, sudah tersalurkan 16,8 juta kilo liter, dari kuota 23 juta kilo liter.

Kuota BBM Subsidi Menipis, Pertamina Bakal Batasi Pembelian?

“Kuota yang tersisa tidak terlalu banyak per Juli 2022, karena yang Agustus masih on going,” ujar Irto.

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Saleh Abdurrahman mengatakan, pihaknya tengah mengkalkulasi berapa penghematan yang bisa diperoleh dari konsumsi BBM subsidi, dengan implementasi Perpres 191.

“Lagi kita hitung sesuai perkembangan serapan terbaru. Kecuali itu, implementasi perpres ini kita harapkan bisa lebih meningkatkan awareness konsumen yang betul-betul berhak, yang boleh konsumsi BBM subsidi,” kata Saleh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Sudah #Kendaraan #Daftar #MyPertamina #Mayoritas #Pengguna #Pertalite #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts