Sebab Musabab Erick Thohir Bubarkan 7 BUMN “Zombi”

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus melakukan aksi bersih-bersih bagi perusahaan BUMN “Zombi”. Disebut BUMN Zombi, karena 7 perusahaan-perusahaan plat merah tersebut sudah tidak bisa dikembangkan, dan hanya menumpuk utang.

Read More

Erick menilai, 7 perusahaan-perusahaan tersebut tidak mungkin hanya dibiarkan begitu saja, karena bisa menyebabkan kerugian tidak hanya pada perusahaannya saja, tetapi juga karyawan di perusahaan yang tidak memiliki kepastian.

“(Alasan pembubaran) karena memang perusahaan-perusahaan ini sudah tidak beroperasi lama, dan tentu tidak mungkin sebuah perusahaan yang tidak beroperasi tetapi didiamkan,” ujar Erick dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Erick Thohir sudah membubarkan tiga perusahaan BUMN “Zombi” termasuk PT Industri Geras (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero), dan PT Industri Sandang Nusantara (Persero).

Sehingga, masih ada empat BUMN lainnya yang rencananya akan dibubarkan, antara lain, PT. Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Istaka Karya (Persero), PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero), dan PT Kertas Leces (Persero).

“Jadi yang empat BUMN lainnya pada intinya masih ada proses, apalagi seperti Istaka Karya dan Merpati Nusantara Airlines itu terdapat homologasi. Sedangkan dua BUMN lainnya hanya proses administrasi seperti tiga BUMN yang sudah dibubarkan,” kata Erick.

Hal senada juga diungkapkan oleh Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Dia mengatakan, empat perusahaan yang masuk agenda bersih-bersih BUMN, sudah tidak bisa dikembangkan lagi, dan hanya terus merugi.

“Bersih-bersih BUMN yang dulu dibilang zombi atau yang dilihat (perusahaannya) ada, tapi tidak bisa lagi dikembangkan dan malah makin rugi. Sekarang sudah sampai tahap keenam. Sebelumnya, sudah ada tiga perusahaan, pertama Industri Geras, kedua, Kertas Kraft Aceh, dan ketiga, Industri Sandang Nusantara (Persero),” kata Arya.

Arya mengatakan, PT Istaka Karya (Persero) adalah perusahaan BUMN keenam yang masuk rencana bersih-bersih BUMN atau perusahaan yang akan dibubarkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

“Jadi sudah ada enam ini, dan sudah di-planning seperti yang sudah disampaikan dulu, ada BUMN zombi, usahanya tidak berjalan lagi tapi masih ada perusahaannya, dan bertahun-tahun tidak terselesaikan. Langkah ini adalah kepastian yang diberikan Kementerian BUMN kepada semua BUMN yang memang sudah tidak lagi bisa diteruskan,” tegas Arya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Sebab #Musabab #Erick #Thohir #Bubarkan #BUMN #Zombi #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts