Dorong Pemudik Lewat Pansela, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan jalan lintas Pantai selatan (Pansela) Jawa sebagai jalur alternatif para pemudik tahun 2022.

Read More

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berharap, Lintas Pansela ini bisa menjadi alternatif bagi para pemudik selain Lintas Pantai Utara (Pantura) dan Lintas Tengah Pulau Jawa. Dengan begitu, beban lalu lintas terbagi dan tidak menumpuk di Lintas Pantura dan Lintas Tengah Jawa.

Ia menambahkan, selain kondisi jalan yang sudah bagus, pemudik juga bisa sekaligus menikmati pemandangan di sepanjang jalur Pansela yang melewati banyak tempat lokasi wisata pantai.

“Selain itu, Kementerian PUPR telah menyiapkan Posko Mudik Sapta Taruna termasuk di jalan Pansela wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” terang dia dalam siaran pers, Minggu (24/4/2022).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Wida Nurfaida mengatakan, di Pansela wilayah Jateng-DIY telah disiapkan empat Posko Siaga Mudik Sapta Taruna.

Masing-masing sebanyak dua posko di wilayah Jateng tepatnya di Jalan Daendels, Sawah, Depokrejo, Kabupaten Purworejo dan di Ruas Giriwoyo – Glonggong (KM.77+550).

Sementara, di DIY posko terdapat di Ruas Tepus – Jerukwudel Kabupaten Gunung Kidul dan Ruas Samas – Girijati Kabupaten Bantul.

“Posko tersebut menyediakan informasi tentang Pansela, dan fasilitas untuk istirahat seperti toilet dan musala. Posko ini juga untuk antisipasi jika ada kejadian bencana yang siap koordinasi dengan Posko Kepolisian, dan Kementerian Perhubungan juga,” kata Wida.

Untuk keamanan pengendara, Wida sudah mengecek kesiapan Penerangan Jalan Umum (PJU) dari Jladri ke arah Yogya.

“Ada spot tertentu yang tidak ada PJU, kita pasang patok lalu lintas atau delineator pengaman, guardrail/pagar pengaman jalan, dan stiker pantul (reflektor),” ujarnya.

Sedabgkan, terkait masalah pasokan BBM di Pansela, BBPJN Jateng-DIY Kementerian PUPR juga sudah mengecek ketersedian SPBU di Pansela.

“Ada 4 SPBU yang besar dan beberapa SPBU mini. Tempat istirahat juga sudah kita survei banyak juga sekarang tempat kuliner dan wisata pantai dibuka,” tutur Wida.

Secara umum total panjang Pansela di Jateng -DIY ada 332,91 km. Sampai September 2021, jalan yang sudah terbangun ada 165,13 km di Jateng dan 92,81 km di DIY.

“Sehingga masih tersisa untuk di Jateng itu 47,4 km dan di DIY 27,57 km. Jadi secara progres gabungan 80 persen sudah terbangun dan sementara sisanya ada yang sedang dalam masa konstruksi,” kata Wida.

Meski masih ada sisa pekerjaan, ia memastikan tidak akan menjadi kendala bagi pemudik.

“Kalau ada (yang belum tersambung) kegiatannya sifatnya tidak buntu. Kami akan alihkan dan sambungkan dengan jalan nasional dan kabupaten,” jelas Wida.

Ia menjelaskan, dari perbatasan Jawa Barat (Jabar), Jalur Pansela bisa diakses dari Patimuan Cilacap.

“Cilacap sampai Kebumen pakai jalan nasional juga, lalu dari Kebumen masuk ke jalan kabupaten ke Tambakmulyo-Jladri ke arah Yogyakarta sudah tersambung semua,” tutur Wida.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Dorong #Pemudik #Lewat #Pansela #Ini #yang #Dilakukan #Kementerian #PUPR #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts