Perkuat Modal, BTN Bakal Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun pada Kuartal II-2022

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berencana memperkuat struktur permodalan perseroan pada tahun ini. Salah satu langkah yang akan ditempuh ialah dengan menerbitkan surat utang atau obligasi.

Read More

Direktur Keuangan Perencanaan dan Tresuri BTN Nofry Roni Poetra mengatakan, pada tahun ini perseroan bakal menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun. Rencananya, obligasi itu akan diterbitkan pada kuartal II atau kuartal III tahun ini.

Ia bilang, pada tahun lalu bank dengan kode emiten BBTN itu sempat menghentikan penerbitan obligasi. Namun, pada tahun ini perseroan berencana aktif kembali menerbitkan surat utang itu.

“Untuk menjaga kontinuitas dari pasar sekunder obligasi BTN, maka tahun ini kami akan menerbitkan (obligasi) sekitar Rp 1 triliun,” ujar dia dalam konferensi pers, Selasa (8/2/2022).

Selain penerbitan obligasi, penguatan permodalan BTN juga akan dilakukan melalui skema hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Aksi korporasi ini akan dilakukan melalui penyertaan modal negara (PMN).

Meskipun demikian, Direktur Utama BTN, Haru Koesmahargyo, masih belum bisa memastikan waktu pelaksanaan right issue. Sebab, sampai saat ini rencana tersebut masih diproses, dan masih menunggu keputusan pemerintah.

“Jadi yang sekarang masih on going kita masih akan memastikan rencana modal negara penambahan modal negara. Kita menunggu keputusan pemerintah,” kata dia.

Penguatan permodalan BTN selaras dengan rencana pertumbuhan laba bersih perseroan. Bank yang fokus bergerak pada segmen properti ini menargetkan pertumbuhan laba sebesar 11 persen pada 2022.

Untuk mencapai target tersebut, BTN juga menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 9 persen hingga 11 persen secara tahunan. Target ini jauh lebih tinggi dari realisasi pertumbuhan kredit tahun 2021 sebesar 5,66 persen.

Pada saat bersamaan, guna meningkatkan pendanaan bersumber dari dana murah, BTN berencana melanjutkan tren penurunan suku bunga pada tahun ini. Rencana ini diharapkan dapat menekan biaya bunga perseroan.

“Di 2022 kita akan melaksanakan target-target yang dituangkan dalam RBB,” ucap Haru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Perkuat #Modal #BTN #Bakal #Terbitkan #Obligasi #Triliun #pada #Kuartal #II2022 #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts