Garap Ekosistem Kendaraan Listrik Bareng Gojek, Harga Saham Perusahaan Luhut Melonjak

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Harga saham PT Energi Utama (TOBA) dalam dua hari ini melonjak 24,8 persen di level Rp 830 per saham naik (165 poin).

Dalam sepekan, TOBA sudah mengalami kenaikan 61,17 persen dan secara tahunan melonjak 59,6 persen Ytd.

Sebelumnya, PT Toba Bara Sejahtera Energi Utama Tbk yang merupakan anak usaha TOBA milik Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan, baru saja mengumumkan kerja sama dengan perusahaan ride hailing, Gojek untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik roda dua.

Head of Investment Information PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Roger M M menilai, investasi di bidang kendaraan listrik memiliki prospek yang positif dalam jangka panjang.

Terlebih pemerintah RI melalui Kementerian Perindustrian menargetkan 3 juta unit populasi kendaraan listrik di Indonesia pada 2030.

“Maka dari itu, melalui joint venture antara Gojek dengan TOBA, investor berekspektasi bahwa perseroan mampu mewujudkan pembangunan ekosistem kendaraan listrik, khususnya pada roda dua, sekaligus mendukung rencana pemerintah dalam pengembangan industri kendaraan listrik kedepannya,” kata Roger kepada Kompas.com, Jumat (19/11/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Roger menilai, kinerja TOBA saat ini masih tumbuh positif namun tidak tumbuh signifikan di banding tahun lalu, di mana kebanyakan emiten berbasis batu bara tumbuh signifikan, TOBA hanya tumbuh sekitar 10 persen (laba bersih).

Sebagai Informasi, komitmen awal yang ditanamkan pada perusahaan patungan ini sebesar 10 juta dollar AS setara dengan Rp 142 miliar (kurs Rp 14.200 per dollar AS)

Dalam lima tahun ke depan, nilai investasi itu akan meningkat menjadi lebih dari 1 miliar dollar AS.

Dengan kerja sama tersebut, pada tahun 2030 nanti, 100 persen driver gojek menggunakan motor listrik.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Garap #Ekosistem #Kendaraan #Listrik #Bareng #Gojek #Harga #Saham #Perusahaan #Luhut #Melonjak #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts