Kementerian dan Lembaga Bakal Banyak Belanja Produk UMKM, Ini Pesan Teten Masduki

  • Whatsapp

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian dan Lembaga telah mengalokasikan minimal 40 persen pagu anggarannya untuk belanja barang dan modal dari UMKM.

Terkait hal tersebut, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berpesan agar UMKM daerah menyiapkan produk-produk untuk memanfaatkan peluang tersebut

“Ayo kita optimumkan belanja 40 persen kementerian dan lembaga untuk menyerap produk UMKM,” ungkap Teten dalam siaran pers, Kamis (8/4/2021).

Teten mengatakan, belanja kementerian dan lembaga tersebut membuka peluang market yang cukup besar yakni lebih dari Rp 400 triliun per tahun.

Potensi tersebut bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di daerah.

Teten berharap dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di daerah berinisiatif untuk mendampingi UMKM, sekaligus mengkurasi produknya. Tidak tanggung, Teten bahkan menargetkan produk-produk UMKM bisa didorong untuk ekspor.

“Kita bisa sekaligus untuk didorong ekspor. Kami dari Smesco yang untuk ekspor akan dikonsolidasi juga untuk bisa dilakukan, dengan ketersediaan informasi yang cukup mengenai produk-produk UMKM yang siap global, siap ekspor,” ujar Teten.

Teten berharap, UMKM daerah melakukan perubahan pendampingan terhadap pelaku UMKM yang lebih profesional dengan melibatkan para ahli dari luar baik itu dari perusahaan BUMN, maupun swasta.

“Jadi libatkan pendamping itu, dari teman-teman yang profesional. Sekarang juga sudah menggerakan berbagai komunitas dalam Geber (Gerakan Indonesia Bersama) UMKM untuk melakukan pendampingan,” katanya.

Tidak hanya itu, UMKM daerah juga diharapkan membuat platform digital sebagai marketplace digital bagi produk-produk UMKM.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas untuk usaha di level nasional.

“Kalau sudah masuk level nasional (harus tingkatkan produksi), di Tokopedia, Bukalapak, Shopee, atau Blibli itu banyak yang gagal, karena tidak bisa memenuhi permintaan, karena kapasitas produksinya,” lanjut dia.

Teten menilai, produk-produk seperti makanan, minuman termasuk juga buah-buahan, sayur-sayuran lebih cepat dijual di platfom lokal.

Sektor UMKM saat ini menjadi yang paling terdampak oleh pandemi.

Oleh sebab itu, demi meminimalisir dampak tersebut, maka pemerintah berpihak pada sektor UMKM dengan mewajibkan seluruh kementerian dan lembaga membeli produk dan jasa dari UMKM.

Dengan upaya tersebut UMKM akan memiliki ruang yang begitu luas untuk bisa meningkatkan eskalasi bisnisnya.

Bahkan, kebijakan ini memberikan peluang bagi sektor UMKM untuk menjadi salah satu tumpuan utama dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

#Kementerian #dan #Lembaga #Bakal #Banyak #Belanja #Produk #UMKM #Ini #Pesan #Teten #Masduki #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts