5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now Halaman all

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengatur keuangan tentunya menjadi keharusan bagi semua orang. Tetapi, bila kamu memilih menjadi freelancer, maka dengan sadar kamu mengetahui bahwa dirimu harus semakin lebih pandai untuk mengatur keuanganmu.

Read More

Dengan menjadi seorang freelancer, kamu tidak akan mendapatkan tunjangan asuransi kesehatan, tunjangan hari raya, dan juga tunjangan pensiun.

Pengeluaran yang terus menerus ada, tetapi pemasukan yang tidak stabil membuat kita harus dapat mengatur pendapatan yang kita peroleh, melakukan pencatatan pengeluaran, membuat prioritas keuangan, dan memiliki buku pencatatan keuangan dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

Satu hal yang sangat diwajibkan untuk para freelancer adalah kemampuan mengatur keuangan yang baik agar segala kebutuhan dapat terpenuhi dengan keadaan pendapatan yang tidak menentu.

Menurut Widya Yuliarti, CFP®, perencana keuangan Finansialku, ada beberapa rahasia dan cara untuk mengatur pengeluaran bagi freelancer.

Berikut rinciaannya:

1. Membuat anggaran
Setiap mendapatkan penghasilan, kamu harus membuat anggaran dari setiap pendapatan yang kamu dapatkan.

Dengan adanya anggaran, kamu dapat mengetahui pendapatan akan digunakan untuk apa saja.

Dengan dibuatnya anggaran, kamu juga pasti akan tahu berapa pengeluaran yang sudah dan akan digunakan untuk masing-masing pos pengeluaran.

2. Melakukan pencatatan keuangan

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika kamu melakukan pencatatan keuangan dengan disiplin:

  • • Memberikan informasi mengenai sesuai atau tidaknya anggaran keuangan dengan aktualnya.
  • Dapat mengetahui dengan jelas asal dan sumber keuangan, pengeluaran, dan detail arus kas kamu.
  • Dapat menentukan strategi investasi keuangan kamu .

Pencatatan keuangan ini lebih baik dilakukan secara harian dan berikan tanggal beserta keterangan pengeluaran dan pemasukan kamu .

3. Membuat pos keuangan

Dalam membuat anggaran, utamakanlah pengeluaran yang bersifat produktif, seperti cicilan dan utang, setelah itu baru membuat anggaran-anggaran lainnya.

Pengeluaran tersebut harus dibuatkan pos-pos keuangannya, seperti misalnya cicilan, yang dibuatkan rekening khusus untuk cicilan. Begitu juga dengan tabungan, yang bisa dibuatkan rekening khusus untuk dana tabungan.

Dengan adanya pos keuangan, kamu tidak akan bingung dalam mengetahui uang mana saja yang sudah digunakan serta kamu dapat mengurangi risiko lupa bayar cicilan atau beli kebutuhan lainnya.

Berikut adalah beberapa pos keuangan yang perlu diperhitungkan:

  • Pos kebutuhan sehari-hari
  • Pos cicilan utang
  • Pos asuransi diri dan keluarga
  • Pos investasi
  • Pos sosial
  • Pos pendidikan anak
  • Pos liburan
  • Pos entertainment
  • Pos-pos lainnya, kamu bisa menentukan sesuai dengan kondisi kamu

4. Menabung tiap bulan

Menabung untuk freelance bukanlah hal yang tidak mungkin, kamu dapat menabung 20 persen dari pendapatan tiap bulan.

Menurut beberapa pakar keuangan, bagian penghasilan yang harus dipisahkan untuk ditabung setiap bulan adalah 30 persen. Angka 10 persen adalah jumlah minimal dari penghasilan untuk ditabung.

Jika kamu memiliki kemampuan lebih, maka 30 hingga 40 persen dapat membuat kamu lebih tenang saat pensiun kelak.

Perhitungan persentase dana yang harus ditabung, harus memerhatikan 3 aspek berikut:

  • Jumlah dana tabungan yang sudah dimiliki saat ini
  • Jumlah besaran cicilan yang masih ada
  • Tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam 5-25 tahun ke depan.

5. Memikirkan keamanan keuangan

Mungkin tidak semua orang paham tentang pentingnya keamanan keuangan, seperti salah satunya adalah dana darurat.

Fungsi dana darurat ini adalah sebagai dana cadangan ketika ada risiko pengeluaran yang tidak terduga. Lebih tepatnya, jika tiba-tiba ada pengeluaran yang mendadak dan tidak direncanakan sama sekali sebelumnya.

Manfaat lainnya juga adalah sebagai dana cadangan ketika penghasilan utama kamu hilang, dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara kamu mendapatkan pekerjaan baru.

6. Cari tahu kondisi keuangan

Sebetulnya, mengetahui kondisi keuangan adalah hal yang sangat penting, karena tentunya akan sangat berpengaruh pada kehidupan secara keseluruhan.

Mengetahui kondisi keuangan diperlukan untuk membantu kamu mengambil keputusan serta menangani berbagai masalah yang terjadi di dalam kehidupan keuangan kamu .

Jika kamu mengetahui keadaan keuangan secara jelas, maka berbagai keputusan yang akan diambil mengenai keuangan juga akan lebih tepat sasaran.

Kamu bisa menggunakan aplikasi Finansialku untuk memeriksa kondisi keuangan dengan memanfaatkan fitur Financial Check Up.

Itulah beberapa rahasia dan cara dalam mengatur keuangan freelance di zaman sekarang ini. Semoga kamu mendapatkan pencerahan baru! Sukses selalu untuk kamu! (Hesti Retno Wahyuni)

Artikel ini merupakan kerja sama dengan Finansialku.com. Isi artikel di luar tanggung jawab Kompas.com

#Rahasia #dan #Cara #Mengatur #Keuangan #Freelancer #Zaman #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts