IHSG Ditutup Menguat di Tengah Pekan, Rupiah Malah Melemah

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (18/11/2020).

Read More

Sementara mata uang rupiah ditutup melemah di pasar spot.

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 5.557,51 atau naik 27,57 poin (0,5 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.529,94.

Sebanyak 232 saham melaju di zona hijau dan 210 saham di zona merah.

Sedangkan 175 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 12,26 triliun dengan volume 17,3 miliar saham.

Top gainers sore ini antara lain saham Garuda Indonesia (GIAA) yang meroket 18,7 persen pada level Rp 392.

Saham Krakatau Steel (KRAS) juga melesat 9,9 persen pada level Rp 442. Kemudian, saham Perusahaan Gas (PGAS) juga naik 7,48 persen pada level Rp 1.365.

Adapun top losers sore ini antara lain, saham Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) yang mengalami penurunan 3,4 persen di level 8.975.

Kemudian, saham Charoen Pokphand (CPIN) turun 2,6 persen pada level Rp 6.525.

Selanjutnya, saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) juga turun 1,24 persen pada level Rp 3.180.

Bursa regional bergerak variatif, dengan penurunan indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,1 persen.

Sementara itu, indeks Nikkei Tokyo naik 0,49 persen, Strait Times Singapura menguat 0,29 persen dan indeks Shanghai Komposit bertambah 0,22 persen.

Bursa Eropa sore ini juga mixed, dengan penurunan pada indeks FTSE sebesar 0,28 persen, sementara Xetra Dax naik 0,01 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah pada perdagangan pasar spot.

Melansir Bloomberg, rupiah sore ini melemah 15 poin (0,11 persen), pada level Rp 14.070 per dollar AS dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.055 per dollar AS.

#IHSG #Ditutup #Menguat #Tengah #Pekan #Rupiah #Malah #Melemah

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts