Solusi “Penaltygate” Mbappe dan Neymar di PSG: Berikan Tendangan Penalti pada Messi

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Mathieu Bodmer punya solusi untuk mengakhiri konflik penaltygate yang melibatkan Kylian Mbappe dan Neymar. Untuk sementara, sebaiknya PSG memberikan hak menendang penalti kepada Lionel Messi.

Read More

Penaltygate alias insiden rebutan penalti menjadi isu yang kini menerpa klub kaya Liga Perancis, Paris Saint-Germain (PSG).

Insiden rebutan menjadi eksekutor tendangan penalti itu melibatkan Kylian Mbappe dan Neymar dalam laga PSG vs Montpellier di pekan kedua Ligue 1, Minggu (14/8/2022) dini hari WIB.

Dalam laga yang dimenangi PSG dengan skor 5-2 tersebut, Mbappe dan Neymar sempat berebut penalti pada menit ke-43.

Itu merupakan tendangan penalti kedua bagi PSG dalam laga kontra Montpellier. Sebelumnya, Les Parisiens mendapatkan penalti pertama pada menit ke-23.

Namun, penalti pertama PSG itu gagal menjadi gol karena sepakan Kylian Mbappe ditepis kiper Montpellier, Jonas Omlin.

Ketika PSG mendapat penalti kedua, Neymar maju menjadi eksekutor. Akan tetapi, Mbappe coba meminta bola kepada rekan setimnya itu.

Mbappe ingin kembali mengeksekusi penalti setelah gagal pada kesempatan pertama. Namun, Neymar tak mau memberikan bola.

Mbappe pun mundur dengan raut wajah kecewa dan membiarkan Neymar mengambil penalti kedua PSG.

Insiden rebutan penalti dengan Neymar membuat Kylian Mbappe mendapat banyak sorotan selepas laga PSG vs Montpellier.

Ruang ganti Les Parisiens pun dikabarkan memanas lantaran Neymar kedapatan memberikan tanda like kepada sejumlah cuitan dari fan yang secara garis besar menyudutkan Mbappe.

Terkait konflik soal penalti yang sempat terjadi antara Mbappe dan Neymar, kubu PSG dilaporkan bakal melakukan melakukan langkah yang “lembut” untuk menanganinya.

RMC Sport menyebutkan, pihak klub akan mengagendakan pertemuan antara Kylian Mbappe, Neymar, pelatih Christophe Galtier dan Direktur Teknik Luis Campos.

AFP/ CLEMENT MAHOUDEAU Dua bintang Paris Saint-Germain, Neymar (kiri) dan Kylian Mbappe (kanan) ketika sedang melakukan pemanasan menjelang laga kontra AS Monaco dalam lanjutan Liga Perancis 2021-2022 pada 20 Maret 2022.

Sementara itu, Mathieu Bodmer yang pernah bermain untuk PSG pada periode 2010-2013 memiliki solusi sendiri untuk meredakan tensi tinggi antara Mbappe dan Neymar.

Menurut Bodmer, sebaiknya PSG untuk sementara memberikan tugas sebagai algojo penalti kepada Lionel Messi.

“Solusi yang saya miliki adalah meminta Lionel Messi mengambil penalti. Setelah itu, lakukanlah diskusi internal (untuk menentukan penendang penalti pertama)” kata Bodmer.

“Ada baiknya klub menyelesaikan masalah itu (penaltygate) secara cepat. Ini demi menghindari lebih banyak kontroversi. Segala sesuatu yang memengaruhi PSG akan ada banyak orang yang membicarakannya,” ucap Bodmer menambahkan.

Di lain pihak, Christophe Galtier selaku pelatih PSG menyatakan bahwa Kylian Mbappe adalah penendang penalti pertama tim, diikuti oleh Neymar.

Namun, hal itu hanya berlaku pada laga kontra Montpellier. Pada laga-laga berikutnya, Galtier tidak bisa memastikan siapa yang akan maju sebagai eksekutor pertama ketika PSG mendapat tendangan penalti.

“Untuk laga ini (vs Montpellier), pilihan sudah dibuat. Kylian adalah yang pertama, jadi itu adalah hal logis ketika Neymar maju untuk yang berikutnya. Kita lihat saja apa yang terjadi mendatang,” ujar Christophe Galtier.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Solusi #Penaltygate #Mbappe #dan #Neymar #PSG #Berikan #Tendangan #Penalti #pada #Messi #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts