Jalan Sunyi Jayus Hariono, Gelandang “Underrated” Arema FC

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Jayus Hariono seperti berjalan dalam kesunyian. Ia tak banyak dibicarakan, tapi punya peran krusial di balik performa impresif Arema FC di Liga 1 2021-2022.

Read More

Jika berbicara soal Arema FC musim ini, nama paling mencuat adalah Carlos Fortes.

Gelontoran 16 gol Fortes hingga pekan ke-26 berandil besar membawa Singo Edan, julukan Arema FC, menguasai posisi puncak klasemen Liga 1.

Akan tetapi, Arema FC bukan hanya tentang Carlos Fortes.

Sepak bola kolektif yang diusung pelatih Eduardo Almeida membuat semua pemain Arema FC memiliki peran penting.

Salah satu sosok penting di dalam skuad Arema FC musim ini adalah Jayus Hariono.

Tak Selalu Jadi Sorotan, tapi Punya Peran Signifikan

Dunia sepak bola mengenal istilah pemain “underrated“. Para pemain underrated ini tak selalu menjadi sorotan, tetapi mereka punya peran signifikan dalam permainan timnya.

Sebutan pemain underrated itu layak disematkan kepada Jayus Hariono.

Jayus adalah pemain penting, meski namanya tak selalu muncul sebagai headline saban Arema FC meraih kemenangan.

Sejauh ini, Jayus Hariono telah membukukan 21 penampilan di Liga 1 2021-2022.

Aksi terkini Jayus adalah ketika Singo Edan berhasil menaklukkan Madura United dengan skor 1-0 pada laga pekan ke-26, Jumat (18/2/2022).

Pada laga tersebut, Jayus dipasang sebagai double pivot lini tengah Arema FC bersama Hanif Sjahbandi.

Jayus bermain solid sebagai pemutus alur serangan lawan sekaligus mengatur tempo permainan timnya.

Gol tunggal kemenangan Arema FC yang dicetak oleh Carlos Fortes pada menit ke-15 pun berawal dari umpan kunci yang dilepaskan Jayus.

Umpan lambung cerdik Jayus Hariono ke kotak penalti Madura United bisa dikejar pemain muda Singo Edan, Tito Hamzah.

Tito mampu menguasai bola lalu mengirimkan umpan cut back yang bisa diselesaikan secara sempurna oleh Fortes.

Khusus bagi Jayus Hariono, performa apik kontra Madura United semakin menegaskan bahwa gelandang berusia 25 tahun itu adalah kepingan penting di skuad Arema FC.

Dari sembilan laga terakhir Singo Edan di Liga 1, Jayus selalu bermain. Bahkan, delapan di antaranya ia tampil penuh selama 90 menit termasuk laga melawan Madura United.

Menariknya, satu-satunya kekalahan Arema FC hingga saat ini tercipta ketika Jayus absen yaitu pada laga pekan ketiga kontra PSS Sleman.

Kala itu, Jayus tak bisa bermain karena menjalani skorsing kartu merah.

Diprediksi Bakal Punya Karier Bagus di Arema FC

Jayus bergabung dengan Arema FC pada 2018. Sebelumnya, ia bermain untuk Persekam Metro FC selama dua musim.

Milan Petrovic yang menangani Singo Edan pada musim 2018 memprediksi bahwa Jayus Hariono bakal mempunyai karier bagus.

Dokumentasi Media Officer Arema FC Pemain lokal Arema FC, Jayus Hariono memamerkan jersey ketiga musim 2020 di Kantor Arema FC Malang, Jawa Timur, Jumat (20/12/2019) siang.

“Jayus menunjukan penampilan yang baik. Saat lawan Madura United, dia tampil sempurna dan saat lawan Persebaya lagi-lagi dia tampil sempurna,” ucap Petrovic kala itu, seperti dikutip dari Tribun Surabaya.

“Dia punya masa depan di Arema. Kariernya akan bagus ke depannya,” ujar pelatih asal Slovenia tersebut.

Kepergian Hendro Siswanto ke Borneo FC Samarinda tahun lalu membuat Jayus Hariono dipercaya mengisi satu tempat di lini tengah Singo Edan musim ini.

Jayus pun menjadi salah satu pemin kunci di balik keberhasilan Arema FC menguasai puncak klasemen Liga 1 hingga pekan ke-26 sekaligus menorehkan catatan 23 laga beruntun tanpa kalah.

Kini, Jayus Hariono hanya perlu menjaga konsistensi permainan untuk membantu Arema FC yang sedang bersaing di jalur juara Liga 1 2021-2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Jalan #Sunyi #Jayus #Hariono #Gelandang #Underrated #Arema #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts