Peparnas XVI Papua 2021, Peraih Medali Emas Paralimpiade Tokyo 2020 Jadi Andalan Provinsi Riau

  • Whatsapp

 

Read More

JAKARTA, KOMPAS.com – Leani Ratri Oktila, atlet Indonesia peraih medali emas Paralimpiade Tokyo 2020 jadi andalan Provinsi Riau di Peparnas XVI Papua 2021.

Pada Peparnas XVI Papua 2021, Leani Ratri ikut ambil bagian sebagai kontingen Provinsi Riau.

“Nanti saya akan bertanding di nomor tunggal putri,” tutur sulung dari empat bersaudara ini.

KOMPAS.COM/IDON Leani Ratri Oktila mencium kaki ayah dan ibunya saat tiba di VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau, Minggu (19/9/2021).

Leani Ratri Oktila, atlet Indonesia peraih medali emas Paralimpiade Tokyo 2020 menyambut salah satu kebijakan perhelatan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Usai PON XX Papua 2021, Provinsi Papua menggelar Peparnas XVI tahun ini.

Leani Ratri Oktila bersama orangtuanya diarak keliling Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, setelah pulang dari Paralimpiade Tokyo dengan meraih 2 medali emas dan satu medali perak, Senin (20/9/2021).Dok. Kominfo Kampar Leani Ratri Oktila bersama orangtuanya diarak keliling Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, setelah pulang dari Paralimpiade Tokyo dengan meraih 2 medali emas dan satu medali perak, Senin (20/9/2021).

Kegiatan pesta olahraga multicabang terbesar nasional bagi atlet penyandang disabilitas itu akan dimulai pada Selasa (2/11/2021) sampai dengan Senin (15/11/2021).

Laman www.peparnas16papua.com dalam informasi terkininya menunjukkan adanya peraturan terkini bagi para atlet paralimpiade.

Ni Nengah Widiasih menerima apresiasi dari Toyota Astra Motor atas prestasinya di Paralimpiade Tokyo 2020.Dok. Toyota Astra Motor Ni Nengah Widiasih menerima apresiasi dari Toyota Astra Motor atas prestasinya di Paralimpiade Tokyo 2020.

Atlet yang pernah turun di ajang internasional hanya mendapat kesempatan berlaga pada satu nomor pertandingan.

“Ini kebijakan menarik dari NPC (Komite Paralimpiade Nasional) Indonesia,” kata atlet parabulu tangkis putri Indonesia, Leani Ratri Oktila pada sebuah diskusi virtual, Senin (18/10/2021).

Atlet Paralimpiade cabang atletik menaiki bus setelah mengikuti klasifikasi di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018). Tujuan klasifikasi adalah untuk mengelompokkan para atlet berdasarkan jenis dan tingkat disabilitasnya. Dalam Asian Para Games 2018, atlet dikelompokkan menjadi tiga, yaitu physical impairment (PI) untuk atlet tunadaksa, visual impairment (VI) bagi atlet tunanetra, dan intellectual impairment (II) untuk atlet tunagrahita.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Atlet Paralimpiade cabang atletik menaiki bus setelah mengikuti klasifikasi di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018). Tujuan klasifikasi adalah untuk mengelompokkan para atlet berdasarkan jenis dan tingkat disabilitasnya. Dalam Asian Para Games 2018, atlet dikelompokkan menjadi tiga, yaitu physical impairment (PI) untuk atlet tunadaksa, visual impairment (VI) bagi atlet tunanetra, dan intellectual impairment (II) untuk atlet tunagrahita.

Leani Ratri Oktila adalah peraih 2 medali emas dan 1 perak pada Paralimpiade Tokyo 2020.

Leani, kelahiran 6 Mei 1991, memenangi medali emas pertama pada perhelatan itu di nomor ganda putri parabadminton bersama Khalimatus Sadiyah.

Medali emas kedua adalah capaian putri pasangan F Mujiran dan Gina Oktila itu di nomor ganda campuran parabadminton bersama Hary Susanto.

Atlet para-badminton Hary Susanto bersama Leani Ratri Oktila berpose dengan medali emas usai menundukkan atlet para-badminton Perancis Lucas Mazur dan Faustine Noel pada final ganda campuran SL3-SU5 Paralimpiade Tokyo 2020 di Yoyogi National Stadium, Tokyo, Jepang, Minggu (5/9/2021). Ganda campuran Indonesia tersebut meraih medali emas setelah memenangi pertandingan 23-21 dan 21-17.ANTARA FOTO/REUTERS/ATHIT PERAWO Atlet para-badminton Hary Susanto bersama Leani Ratri Oktila berpose dengan medali emas usai menundukkan atlet para-badminton Perancis Lucas Mazur dan Faustine Noel pada final ganda campuran SL3-SU5 Paralimpiade Tokyo 2020 di Yoyogi National Stadium, Tokyo, Jepang, Minggu (5/9/2021). Ganda campuran Indonesia tersebut meraih medali emas setelah memenangi pertandingan 23-21 dan 21-17.

Selanjutnya, Leani Ratri. asal Kabupaten Kampar, Riau ini, meraih medali perak parabadminton di nomor tunggal putri.

Atas seluruh prestasinya itu, Leani Ratri Oktila mendapat bonus hingga Rp 13,5 miliar dari pemerintah Indonesia.

Berkenaan dengan pembatasan tadi, Leani Ratri Oktila yang bergabung dengan NPC Indonesia pada 2013 itu, menyebut bahwa kebijakan itu menjadi bagian dari regenarasi atlet paralimpiade.

Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo 2020.DOK. NPC Indonesia Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo 2020.

Pada kesempatan diskusi virtual itu Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun menyebut hal ini.

“Peraturan di Peparnas ini sangat sederhana,” tuturnya.

Tangkapan layar pada pertemuan virtual, Senin (27/9/2021), Apresiasi Prestasi Atlet Indonesia Herbalife Nutrition Indonesia, atlet parabalap sepeda Indonesia pada Paralimpiade Tokyo 2020, Muhammad Fadli Imammudin.Kompas.com/JOSEPHUS PRIMUS Tangkapan layar pada pertemuan virtual, Senin (27/9/2021), Apresiasi Prestasi Atlet Indonesia Herbalife Nutrition Indonesia, atlet parabalap sepeda Indonesia pada Paralimpiade Tokyo 2020, Muhammad Fadli Imammudin.

Menurut Senny, pada Peparnas XVI Papua 2021, atlet yang sudah melanglangbuana di kejuaraan internasional hanya boleh ikut satu nomor pertandingan.

“Peparnas Papua untuk mencari bibit potensial dan menjaga regenerasi,” ucap Senny Marbun.

Senny mengingatkan regenarasi penting bagi Indonesia lantaran akan menghadapi ajang paralimpiade lebih besar semisal Asian Para-Games.

Maskot Someity berpose dengan simbol Paralimpiade Tokyo 2020 di taman penggemar di Tokyo pada 24 Agustus 2021.AFP PHOTO/KAZUHIRO NOGI Maskot Someity berpose dengan simbol Paralimpiade Tokyo 2020 di taman penggemar di Tokyo pada 24 Agustus 2021.

“Saya berharap para atlet paralimpiade menampilkan yang terbaik,” ujar Senny Marbun.

Senny Marbun lebih lanjut menerangkan bahwa pencarian bibit atlet paralimpiade potensial tidak mudah.

“Masih ada sejumlah daerah yang belum memberikan perhatian maksimal bagi atlet paralimpiade,” ucapnya.

Atlet paratenis meja Indonesia, David Jacobs, saat sedang latiha menjelang tampil di Paralimpiade Tokyo 2020.DOK. NPC Indonesia Atlet paratenis meja Indonesia, David Jacobs, saat sedang latiha menjelang tampil di Paralimpiade Tokyo 2020.

Senny mengatakan dirinya punya harapan bagi para kepala daerah.

“Saya berharap gubernur di setiap daerah bisa memperhatikan atlet disabilitas,” kata Senny Marbun.

Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura menjadi klaster Peparnas XVI Papua 2021 pada 2-15 November 2021.

Atlet paratenis meja Indonesia menjalani latihan menjelang pertandingan di Paralimpiade Tokyo 2020.DOK. NPC Indonesia Atlet paratenis meja Indonesia menjalani latihan menjelang pertandingan di Paralimpiade Tokyo 2020.

Ada 1.935 atlet paralimpiade dari 33 provinsi yang hadir berpartisipasi.

Peparnas XVI Papua 2021 mempertandingkan 12 cabang olahraga.

Cabang-cabang olahraga itu adalah angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola CR, tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja.

Atlet Boccia Indonesia sedang melakukan uji coba di YPAC Solo, 6 September 2018. KOMPAS.com/JALU WISNU WIRAJATI Atlet Boccia Indonesia sedang melakukan uji coba di YPAC Solo, 6 September 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Peparnas #XVI #Papua #Peraih #Medali #Emas #Paralimpiade #Tokyo #Jadi #Andalan #Provinsi #Riau

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts