Olimpiade 2024, Indonesia Tetapkan 13 Cabor Prioritas

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Untuk perhelatan Olimpiade 2024, Indonesia menetapkan 13 cabang olahraga prioritas (cabor) yang nantinya bisa memberikan medali.

Read More

Kendati begitu, 13 cabor prioritas ini juga diharapkan bisa berprestasi baik pada laga-laga internasional lainnya.

Adalah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menyusun desain besar olahraga nasional termasuk penetapan cabor di atas.

Ke-13 cabor itu adalah bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, wushu, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, senam artistik, dan pencak silat.

KOMPAS.com/FARAHDILLA PUSPA Azzahra Permatahani di acara pengukuhan kontingen Indonesia di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Momen Paralimpiade Tokyo 2020 saat ini menjadi pengingat bahwa Indonesia sudah menetapkan lima cabang olahraga (cabor) untuk Paralimpiade.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diskusi daring FMB9 pada Senin (23/8/2021) mengemukan informasi bahwa prioritas itu ada pada cabor para-badminton, para-tenis meja, para-angkat besi atau power lifting, para-atletik, dan para-renang.

Nurul Akmal mewakili Indonesia di angkat besi nomor +87 kg putri. Wanita asal Aceh itu berada di posisi kelima usai menyelesaikan total angkatan 256 kg (115 kg snatch serta 141 kg clean and jerk).MOHD RASFAN Nurul Akmal mewakili Indonesia di angkat besi nomor +87 kg putri. Wanita asal Aceh itu berada di posisi kelima usai menyelesaikan total angkatan 256 kg (115 kg snatch serta 141 kg clean and jerk).

Diskusi itu sendiri bertajuk “PON XX Papua: Target Prestasi Kelas Dunia”.

PON XX Papua 2021 akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021.

Pada kesempatan itu juga, Chef de Mission (CdM) Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020 Roslan Perkasa Roeslani mengingatkan bahwa atlet memerlukan jaminan kesejahteraan.

Atlet taekwondo Defia Rosmaniar berlatih secara mandiri di rumahnya di Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/6/2020). Adaptasi dengan keadaan yang berubah selama pandemi ditempuh para atlet dari sejumlah cabang olahraga, salah satunya latihan mandiri di rumah masing-masing, hingga latihan bersama pelatih via konferensi video.ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA Atlet taekwondo Defia Rosmaniar berlatih secara mandiri di rumahnya di Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/6/2020). Adaptasi dengan keadaan yang berubah selama pandemi ditempuh para atlet dari sejumlah cabang olahraga, salah satunya latihan mandiri di rumah masing-masing, hingga latihan bersama pelatih via konferensi video.

Rosan menyebut, jaminan kesejahteraan para atlet berasal dari berbagai pemangku kepentingan.

“Ini penting dilakukan dalam rangka memberi semangat atlet terus bergelora setiap menghadapi ajang olahraga sekala regional maupun internasional,” ucapnya.

Rosan Roeslani saat diwawancarai media di Jakarta, Selasa (5/11/2019).KOMPAS.Com/ELSA CATRIANA Rosan Roeslani saat diwawancarai media di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Pemerintah, lanjut Rosan, bisa bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Hal kesejahteraan ini juga salah satu kunci yang harus disempurnakan dan diperbaiki cepat,” lanjutnya.

Pada perhelatan Olimpiade Tokyo 2020, pemerintah sudah membagikan bonus bagi para atlet peraih medali.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyerahkan bonus apresiasi bagi para atlet dan pelatih Indonesia yang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.https://www.presidenri.go.id Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyerahkan bonus apresiasi bagi para atlet dan pelatih Indonesia yang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.

“Jadi untuk peraih medali emas Rp 5,5 miliar, peraih medali perak Rp 2,5 miliar, kemudian peraih medali perunggu Rp 1,5 miliar,” ujar Jokowi dalam sambutannya ketika bertemu kontingen atlet Indonesia untuk Olimpiade Tokyo di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (13/8/2021).

Lebih lanjut, Rosan mengungkapkan atlet-atlet muda usia Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 mampu meraih medali.

The medals and tray to be used for the medal ceremonies at the Tokyo 2020 Olympics Games are seen during an event to mark 50 days to the opening ceremony, at Ariake Arena in Tokyo on June 3, 2021. (Photo by ISSEI KATO / POOL / AFP)AFP/ISSEI KATO The medals and tray to be used for the medal ceremonies at the Tokyo 2020 Olympics Games are seen during an event to mark 50 days to the opening ceremony, at Ariake Arena in Tokyo on June 3, 2021. (Photo by ISSEI KATO / POOL / AFP)

Salah satunya adalah atlet angkat besi Rahmat Erwin Abdullah (20) yang memenangi medali perunggu cabang olahraga angkat besi kelas 73 kilogram putra Olimpiade Tokyo 2020, pada Rabu (28/7/2021).

Ada juga atlet putri angkat besi belia, Windy Cantika Asih.

Lifter Indonesia Windy Cantika Aisah berhasil mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia yakni perunggu dengan total angkatan 194 Kg di kelas 49 Kg putri Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7/2021).NOC INDONESIA Lifter Indonesia Windy Cantika Aisah berhasil mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia yakni perunggu dengan total angkatan 194 Kg di kelas 49 Kg putri Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7/2021).

Windy, kelahiran 11 Juni 2002 sukses meraih medali perunggu.

Windy Cantika berhasil naik podium usai mengumpulkan poin dengan total angkatan 194 kilogram di nomor 49 kilogram putri cabang olahraga angkat besi saat bertanding di Tokyo International Forum, Sabtu (24/7/2021).

Menpora Zainudin Amali (kiri) menerima kedatangan pebulu tangkis tunggal putra peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Sinisuka Ginting di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (4/8/2021). Selain Anthony, pebulu tangkis Apriyani Rahayu, Greysia Polii, Praveen Jordan, lifter Nurul Akmal, Rahmat Erwin Abdullah, petembak Vidya Rafika, sprinter Lalu Muhammad Zohri, dan Alvin Tehupeiory juga termasuk dalam kloter terakhir kepulangan kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo.ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA Menpora Zainudin Amali (kiri) menerima kedatangan pebulu tangkis tunggal putra peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Sinisuka Ginting di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (4/8/2021). Selain Anthony, pebulu tangkis Apriyani Rahayu, Greysia Polii, Praveen Jordan, lifter Nurul Akmal, Rahmat Erwin Abdullah, petembak Vidya Rafika, sprinter Lalu Muhammad Zohri, dan Alvin Tehupeiory juga termasuk dalam kloter terakhir kepulangan kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo.

Rosan juga menambahkan bahwa atlet menembak putri Vidya Rafika Toyyiba juga masih punya potensi berprestasi meski gagal melaju ke final 10 meter Air Rifle Olimpiade Tokyo 2020 di di Asaka Shooting Range, Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7/2021).

Vidya Raffika Toyyiba lahir di Depok, Jawa Barat pada 27 Mei 2001.

Atlet menembak asal Indonesia, Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba, saat tampil pada Olimpiade Tokyo 2020.Dok. NOC Indonesia Atlet menembak asal Indonesia, Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba, saat tampil pada Olimpiade Tokyo 2020.

#Olimpiade #Indonesia #Tetapkan #Cabor #Prioritas #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts