Lompat Tinggi: Macam-macam Gaya dan Peraturannya Menurut IAAF

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Lompat tinggi merupakan olahraga yang berada di bawah naungan organisasi Asosiasi Federasi Atletik Internasional atau International Association of Athletics Federations (IAAF).

Read More

Mengutip laman resmi IAAF, lompat tinggi adalah suatu bentuk gerakan melompat ke atas dengan tolakan pada salah satu kaki untuk melewati palang horizontal sepanjang empat meter tanpa menjatuhkan palang ke tanah.

Adapun, palang tersebut diatur dengan ketinggian tertentu.

Lompat tinggi merupakan nomor perlombaan dalam cabang olahraga atletik dan berada di bawah naungan induk organisasi atletik dunia, IAAF.

Selain lompat tinggi, nomor atletik kategori lompat yang juga berada di bawah naungan IAAF adalah lompat galah, lompat jauh, dan juga lompat jangkit atau triple jump.

Adapun, lompat tinggi dibagi menjadi beberapa jenis atau gaya. Berikut adalah macam-macam gaya lompat tinggi.

Scissors technique

Lompat tinggi gaya gunting (scissors technique) dilakukan dengan cara melakukan lompatan dengan salah satu kaki harus melewati mistar terlebih dahulu, lalu diikuti oleh kaki satunya.

Teknik pendaratan pada scissors technique umumnya dilakukan dengan kaki sebagai tumpuan utamanya.

Mengutip High Jump, menguasai scissors technique dapat membantu mengembangkan kemampuan melompat serta meningkatkan kekuatan tubuh, khususnya lutut.

Eastern cut-off

Hampir sama dengan gaya gunting, teknik pendaratan pada lompat tinggi eastern cut-off juga bisa dilakukan dengan menggunakan kaki. Posisi tubuh pelompat saat akan melakukan lompatan juga sedikit miring.

Perbedaannya dengan scissors technique adalah perputaran tubuh bagian atas dan bawah saat melewati tiang mistar. Selain itu, posisi punggung pada eastern cut-off juga lebih lurus dan datar dibanding scissors technique.

Western roll

Teknik lompat tinggi western roll atau gaya guling sisi dilakukan dengan menggunakan kaki yang paling dekat dengan tiang mistar untuk melakukan lompatan.

Kaki yang paling dekat dengan mistar diangkat serta harus melewati tiang mistar terlebih dahulu. Posisi kepala harus lebih rendah dibandingkan pinggul.

Atlet yang menerapkan gaya ini, melakukan teknik pendaratan dengan cara berguling.

Fosbury flop

Berbeda dengan gaya lainnya, fosbury flop mengharuskan pelompat untuk melengkungkan punggungnya di atas tiang mistar.

Saat melayang di udara, posisi tubuh pelompat telentang dan kaki dalam kondisi rileks. Pendaratan dilakukan di atas busa, dengan posisi punggung yang menyentuh busa terlebih dahulu.

Adapun bagian tubuh yang pertama kali melewati palang dalam lompat tinggi gaya fosbury flop adalah kepala.

Straddle

Teknik lompat tinggi straddle atau gaya guling menggantikan western roll dan sering digunakan oleh para pelompat setelah fosbury flop.

Posisi atlet saat melompat dengan gaya straddle adalah menghadap tiang mistar. Selain itu, saat melayang di udara, posisi kepala dan kaki pelompat melewati tiang mistar secara bersamaan.

Sama seperti western roll, saat akan melakukan lompatan, kaki yang paling dekat dengan tiang mistar dijadikan pijakan.

Dikutip KOMPAS.com dari Tutorial Point, berikut ini adalah beberapa peraturan dalam kompetisi lompat tinggi yang sudah ditetapkan oleh IAAF.

  1. Saat akan melompat atau melakukan take-off hanya diperbolehkan menggunakan salah satu kaki.
  2. Ketinggian lompatan ditentukan oleh ketua juri. Pelompat bisa menerima atau menolaknya.
  3. Jika atlet gagal melompat sesuai ketinggian yang ditentukan selama tiga kali berturut-turut, maka dia akan didiskualifikasi.
  4. Saat pertandingan final, pemenang akan ditentukan berdasarkan atlet yang berhasil melakukan lompatan paling tinggi.
  5. Jika hasil ketinggian yang diraih sama atau seri, maka pemenang akan ditentukan berdasarkan jumlah pelanggaran atau kesalahan yang lebih sedikit.
  6. Para pelompat harus melakukan jump-off jika ada hasil seri.

Ikon lompat tinggi dunia untuk kategori putra adalah peraih medali emas Olimpiade Tokyo 1964, Valeriy Brumel asal Uni Soviet.

Sementara itu di kategori putri, dunia mengenal Iolanda Balas asal Romania yang sukses merebut medali emas pada Olimpiade Roma 1960 dan Tokyo 1964.

#Lompat #Tinggi #Macammacam #Gaya #dan #Peraturannya #Menurut #IAAF #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts