Sejarah FIBA, Induk Olahraga Bola Basket Dunia

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Sama seperti cabang olahraga lain, bola basket juga memiliki induk organisasi. Induk olahraga bola basket dunia adalah Federasi Bola Basket Internasional atau FIBA.

Read More

Bola basket merupakan salah satu cabang olahraga paling populer di dunia. Banyak orang bermain basket, baik sekadar hobi atau menjadi atlet basket profesional.

Bola basket mulai dipertandingkan di Olimpiade musim panas pada 1936 untuk kategori pria. Sementara itu, untuk bola basket wanita mulai masuk Olimpiade pada 1976.

Di pentas dunia, kompetisi bola basket yang paling terkenal adalah National Basketball Association (NBA) yang merupakan liga basket profesional di Amerika Utara (Amerika Serikat dan Kanada).

Adapun, kompetisi bola basket yang ada di Indonesia saat ini adalah Indonesian Basketball League (IBL).

Induk olahraga bola basket dunia adalah FIBA (Federation Internationale de Basketball).

Sejarah berdirinya FIBA

FIBA, akronim dari Federation Internationale de Basketball dalam bahasa Perancis, merupakan asosiasi yang mengatur olahraga bola basket di seluruh dunia.

Mengutip laman resmi FIBA, asosiasi ini didirikan di Jenewa, Swiss, pada 18 Juni 1932.

FIBA didirikan dua tahun setelah olahraga bola basket resmi diakui oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC). Nama asli asosiasi tersebut adalah Federation Internationale de Basketball Amateur.

Delapan negara pendiri FIBA adalah Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Latvia, Portugal, Romania, dan Swiss.

Pada Olimpiade Musim Panas 1936 di Berlin, FIBA menunjuk James Naismith (1861-1939) yang merupakan penemu olahraga bola basket sebagai Presiden Kehormatan.

Presiden pertama FIBA adalah Leon Bouffard dari Swiss yang menjabat dari 1932 hingga 1948. Saat ini, Presiden FIBA adalah Hamane Niang (Mali) yang menjabat sejak 2019.

Markas besar FIBA sempat dipindahkan ke Muenchen, Jerman, pada 1956. Namun pada 2002, kantor utama meraka kembali ke Jenewa.

Hingga saat ini, ada 213 federasi negara yang menjadi anggota FIBA dan sejak 1989 dibagi menjadi lima zona yaitu Afrika, Amerika, Asia, Eropa, serta Oseania.

Ariya Kurniawan/FIBA Media Pebasket Indonesia Abraham Damar Grahita (kiri) saat beradu dengan pebasket Filipina Christian Jaymar Perez (kanan) pada Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Mahaka Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2020).

Fungsi dan tugas FIBA

Fungsi FIBA adalah sebagai induk olahraga bola basket dunia. FIBA juga bertugas menggelar berbagai kejuaraan basket di level internasional.

FIBA telah menyelenggarakan Piala Dunia Bola Basket sejak 1950 untuk kategori pria. Sementara untuk kategori wanita, Piala Dunia Bola Basket FIBA digelar mulai 1953.

Kedua ajang tersebut diadakan setiap empat tahun sekali, bergantian dengan ajang multicabang Olimpiade.

Pada 1989, FIBA membuka pintu partisipasi Olimpiade bagi pemain basket profesional yang bermain di NBA (liga bola basket profesional Amerika Serikat).

Pada saat itu, nama Federation Internationale de Basketball Amateur berubah menjadi Federation Internasional de Basketball, tetapi tetap menggunakan nama FIBA sebagai penyebutannya.

#Sejarah #FIBA #Induk #Olahraga #Bola #Basket #Dunia #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts