Menpora Apresiasi Penerapan Protokol Kesehatan IBL 2021

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, memuji protokol kesehatan yang diterapkan dalam penyelenggaraan Indonesia Basketball League (IBL) 2021.

Read More

Hal itu disampaikan Menpora setelah meninjau sistem gelembung atau bubble IBL 2021 di Robinson Resort, Cisarua, Jawa Barat, Sabtu (13/3/2021).

Zainudin Amali memnatau langsung bagaimana protokol kesehatan dari pintu masuk, kondisi lapangan, hingga tempat tinggal semua pemain.

Menurut Zainudin Amali, seluruh protokol kesehatan IBL 2021 sama persis dengan apa yang pernah dipaparkan penyelenggara dalam rapat koordinasi institusi terkait.

“Setelah saya lihat, semua sama seperti apa yang pernah disampaikan. Alhamdullah, berjalan lancar,” kata Zainudin Amali dalam siaran pers yang diterima.

“Saya apresiasi kepada Perbasi dan IBL yang sudah memenuhi komitmennya seperti yang dijanjikan. Saya sebagai penjamin merasa terbantu,” ujar Zainudin Amali menambahkan.

Setelah IBL 2020 dihentikan akibat pandemi virus corona, kompetisi basket tertinggi di Indonesia itu kembali bergulir pada 10 Maret 2021.

IBL 2021 menerapkan sistem gelembung atau bubble dengan mengumpulkan semua pemain dan ofisial tim di satu lokasi.

Robinson Resort, Cisarua, Jawa Barat, menjadi lokasi yang dipilih penyelenggara IBL 2021.

Seluruh kegiatan pemain seperti istirahat, bertanding, hingga berlatih, nantinya akan terpusat di Robinson Resort selama IBL 2021.

Sistem gelembung itu diterapkan agar penyelenggara bisa lebih mudah memantau setiap pemain dan offisial tim mengingat pandemi virus corona di Tanah Air belum berakhir.

Sistem gelembung itu sebelumnya sukses diterapkan kompetisi basket tertinggi Amerika Serikat, NBA, ketika melanjutkan musim 2019-2020.

Pada hari pembuka IBL 2021, Rabu (10/3/2021), sempat ditemukan kasus positif Covid-19 yang menimpa pemain dan beberapa ofisial tim.

Rachamd Febri Utomo dari Bang BPD DIY Bima Perkasa Jogja menjadi pemain yang dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes PCR.

Hal itu membuat laga Bima Perkasa Jogja vs Satya Wacana yang seharusnya digelar pada Rabu (10/3/2021) terpaksa ditunda.

Meski demikian, kasus itu berhasil diselesaikan pihak penyelenggara dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku ketika ditemukan kasus positif Covid-19.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah

“Pada awal penyelenggaraan, kami memang tidak sempurna. Namun, per hari ini, Sabtu (14/3/2021), sudah tidak ada kasus positif Covid-19 di gelembung IBL,” kata Junas Miradiarsyah.

“Tadi Menpora juga sudah meninjau langsung bagaimana protokol kesehatan yang kami dilakukan. Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan Menpora yang sudah mendukung IBL berjalan lagi,” tutur Junas.

IBL 2021 dengan total peserta 12 tim akan berjalan dua fase dimulai dengan musim reguler pada 10 Maret hingga 10 April.

Setelah itu, IBL 2021 langsung memasuki fase playoff, semifinal, dan final yang akan dihelat di Jakarta pada 23 Mei hingga 6 Juni 2021.

#Menpora #Apresiasi #Penerapan #Protokol #Kesehatan #IBL #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts