Peserta “Private Party” di Depok yang Digerebek Dikenakan Tarif Rp 300.000 hingga Rp 8 Juta Per Orang

  • Whatsapp

DEPOK, KOMPAS.com – Polisi menyebut private party yang diikuti ratusan peserta di Perumahan Pesona Depok Estate, Depok, dipatok dengan harga Rp 300.000 hingga Rp 8 juta.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno menuturkan, tarif yang ditentukan panitia acara berbeda-beda, tergantung kelas apa yang dipesan peserta.

“(Harga yang dipatok) sekitar Rp 300 ribu-an perorangan hingga Rp 8 juta-an, misalnya kalau VIP dapat bonus berapa botol minuman (beralkohol) gitu. Kita belum ngecek juga,” kata Yogen di Mapolrestro Depok, Senin (6/6/2022).

Yogen belum mengetahui secara pasti berapa orang yang ikut dalam private party tersebut.

Peserta yang datang bukan hanya dari Jakarta, ada juga peserta dari luar Jakarta.

“Kalau (peserta) pastinya kita enggak tau, tapi memang ratusanlah. Macam-macam pesertanya, ada yang juga dari luar Jakarta,” ujar dia.

Sementara itu, Yogen mengaku tak mengetahui siapa pemilik rumah yang menyewakan kepada panitia private party.

Namun, rumah tersebut memang biasanya disewakan untuk kegiatan seperti, gathering, sekolah serta acara kumpul-kumpul.

“Kita belum tahu (pemilik rumahnya) karena memang kemarin klarifikasi langsung dibawa ke Polda. Jadi saya belum mendapat info lebih lanjut,” kata Yogen.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya membenarkan adanya pesta bikini dalam private party yang digerebek polisi di salah satu perumahan di wilayah Depok, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan bahwa pada saat melakukan penggerebekan, petugas menemukan semua para peserta yang berada di lokasi mengenakan bikini.

“Jadi benar ada kegiatan tersebut pada minggu dini hari di Depok, di salah satu perumahan, di Pesona Khayangan ya,” ujar Zulpan kepada wartawan.

“Ini masih kami dalami. Kalau (disebut) pesta bikini karena mungkin pesertanya berpakaian seperti itu,” sambung dia.

Menurut Zulpan, penggerebekan itu dilakukan karena kegiatan tersebut belum memiliki izin resmi dari kepolisian.

Padahal, kegiatan tersebut diketahui mengundang cukup banyak orang yang diperkirakan mencapai 400 peserta.

“Kemudian kegiatan ini tidak memiliki izin dari kepolisian, sehingga kami membubarkan acara itu,” ungkap Zulpan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Peserta #Private #Party #Depok #yang #Digerebek #Dikenakan #Tarif #hingga #Juta #Orang #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts