Satu Lagi Bentuk Peduli IMIP untuk Lingkungan Pesisir Morowali

  • Whatsapp
IMIP peduli morowali
Potret rehabilitasi mangrove oleh PT IMIP di Desa Tudua. Foto: Dok IMIP

Konsisten peduli dan memperbaiki lingkungan di Morowali, PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) kembali tanam 16.667 bibit mangrove di Desa Tudua, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, pada Minggu (12/9) setelah sebelumnya rencana membuka 30 hektar lahan untuk rehabilitasi mangrove.

Saat tanam mangrove di Desa Tudua, IMIP menggandeng Pusat Kajian Pengembangan Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Universitas Tadulako serta turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Morowali, Pemerintah Desa Tudua dan organisasi masyarakat Morowali yang bergerak pada bidang lingkungan.

Read More

Semua aksi rehabilitasi  mangrove oleh PT IMIP ini diungkap oleh Askurullah selaku Legal and Government Relation PT IMIP dilakukan demi pembenahan lingkungan khususnya di masa depan nanti. Menurutnya, di usia PT IMIP yang telah memasuki fase remaja ini, sudah seharusnya mereka beraksi membenahi diri terutama di lingkungan sekitar.  

Bupati Morowali, Taslim, kembali mengapresiasi inisiatif PT IMIP yang terus peduli membantu membenahi keberlangsungan lingkungan hidup di Morowali. Aksi seperti ini menurutnya dapat membangun kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus mengajarkan bahwa dengan memanfaatkan mangrove juga bisa memberikan keuntungan tidak hanya untuk keamanan lingkungan pesisir namun juga ekonomi masyarakat.

Maka dari itu, Taslim juga berharap pihak IMIP bersama Universitas Tadulako tidak hanya memfokuskan penanaman mangrove di satu lokasi saja namun juga di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Bungku Selatan dan Menui Kepulauan.

Rehabilitasi mangrove termasuk salah satu program nasional pemerintah karena eksistensi mangrove sangatlah berarti tidak hanya lingkungan namun untuk makhluk hidup disekitarnya.

Misalnya saja, karena hutan mangrove memproduksi nutrien yang dapat menyuburkan perairan laut hal ini dapat memberikan nutrisi bagi hewan-hewan laut seperti ikan, kerang dan udang untuk berkembang biak. Nantinya hewan-hewan ini bsia dibudidayakan dan menjadikannya sebagai mata pencaharian tambahan masyarakat.

Deretan hal yang sudah PT IMIP lakukan dalam hal rehabilitasi mangrove diantaranya menanam 1.300 mangrove di tahun 2020, dilanjutkan dengan penanaman 3.185 mangrove di periode Januari- April 2021, lalu 100 bibit mangrove di Desa Fatufia pada Agustus 2021 silam dan rencana pembukaan 30 hektar lahan untuk rehabilitasi mangrove.

Related posts