5 Fakta Kegiatan Rehabilitasi ‘Sabuk Hijau’ Morowali oleh PT IMIP

  • Whatsapp
Rehabilitasi mangrove IMIP
Peresmian acara pameran dan edukasi manfaat mangrove oleh IMIP dan Bupati Morowali.

PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) sejak tahun 2020, bertepatan dengan dikeluarkannya Perpres Nomor 120 tahun 2020 tentang Badan Restorasi Gambut dan Mangrove yang menargetkan akan rehabilitasi mangrove seluas 600.000 hektar di hampir 9 Provinsi pada tahun 2021 hingga 2024, ikut berperan aktif mendukung program pemerintah Indonesia dalam rehabilitasi mangrove khususnya di daerah mereka sendiri yaitu Morowali, Sulawesi Tengah.

Salah satu pesisir yang menjadi fokus rehabilitasi mangrove dari PT IMIP ialah pesisir Bahodopi. Tapi tidak hanya di Bahodopi saja, inilah fakta-fakta gerakan rehabilitasi mangrove yang telah dilakukan PT IMIP demi menjaga si ‘sabuk hijau’ pelindung dunia alias mangrove:

Read More

1. Sediakan 30 Hektar Lahan untuk Ditanami Mangrove

Dalam rehabilitasi mangrove, PT IMIP tidak hanya sekadar menanam bibit mangrove namun juga menyediakan lahan seluas 30 hektar untuk ditanami mangrove. Rencananya tahun 2021 akan ditargetkan membuka 5 hektar lahan dan tahun depan diupayakan 25 hektar lahan baru ditanami mangrove di pesisir Bahodopi.

2. Telah Menanam 4.485 Bibit Mangrove

Dari tahun 2020 hingga April 2021, nih, PT IMIP sudah menanam sebanyak 4.485 bibit mangrove dengan rincian 1.300 mangrove di 0,1182 hektar lahan pada tahun 2020 dan 3.185 bibit mangrove di lahan seluas 0.2963 hektar pada periode Januari-  April 2021

3. Bekerja Sama dengan Komunitas Pecinta Lingkungan

Dalam rehabilitasi mangrove ini, PT IMIP juga bekerja sama dengan berbagai stakeholder dari mulai pemerintah hingga komunitas pecinta lingkungan yang ada di pesisir Bahodopi. Selain itu PT IMIP juga bekerja sama dengan Universitas Tadulako yang berada di Palu ketika menanam mangrove seluas 5 hektar di Kecamatan Bungku Tengah, Morowali.

4. Melakukan Kegiatan Pameran dan Edukasi

Selain mengajak instansi pemerintah dan komunitas, PT IMIP juga mengadakan pameran edukasi manfaat mangrove kepada masyarakat yang bisa dikunjungi hingga 27 Agustus 2021 mendatang. Hal ini agar masyarakat khususnya yang ada di Morowali bisa memiliki kesadaran pentingnya menanam mangrove sebagai penjaga lingkungan.

5. Diapresiasi Pemerintah Setempat

Bupati Morowali, Drs Taslim yang turut hadir dalam peresmian kegiatan pameran dan edukasi mangrove turut mengutarakan apresiasi kepada inisiatif PT IMIP yang mau mengedukasi masyarakat akan pentingnya mangrove. Menurutnya, tanggung jawab untuk memelihara mangrove adalah milik bersama dari mulai pemerintah, sektor industri atau perusahaan dan juga masyarakat.

Related posts