Aturan Kegiatan Belajar Mengajar di Jawa-Bali Selama PPKM Level 2-4

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali yang terbit pada Senin (23/8/2021) malam.

Read More

Inmendagri ini menjadi dasar hukum perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali pada 24-30 Agustus 2021.

Dilansir dari lembaran Inmendagri pada Selasa (24/8/2021) kegiatan belajar mengajar belum sepenuhnya bisa dilakukan secara tatap muka.

Untuk daerah berstatus level 4, kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh.

Kemudian, maksimal sebanyak 25 persen pendidik dan/atau tenaga kependidikan pada masing-masing satuan pendidikan dapat melakukan kegiatan persiapan teknis (simulasi) Asesmen Nasional pada tanggal 24 Agustus 2021 sampai dengan 2 September 2021.

Sementara itu, di daerah yang berstatus level 3, pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Teknisnya mengacu pada Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/202l, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kemudian, bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Namun, kapasitas itu dikecualikan untuk:

1). SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62 persen sampai dengan 100 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal ada 5 peserta didik per kelas.

2). PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Selanjutnya, untuk daerah berstatus level 2, pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama 4 menteri. 

Adapun bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen. Kapasitas ini dikecualikan untuk:

1). SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62 persen sampai dengan 100 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

2). PAUD maksimal 33 persendengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Sementara itu, masih dari Inmendagri yang sama, diketahui ada 10 daerah di Jawa-Bali berstatus level 2.

Kemudian sebanyak 67 daerah di Jawa-Bali berstatus level 3 dan 51 daerah di Jawa-Bali berstatus level 4.

#Aturan #Kegiatan #Belajar #Mengajar #JawaBali #Selama #PPKM #Level #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts