Bansos Tunai Warga Tapos Depok Dipotong Rp 150.000, untuk Yang Tak Dapat dan buat Agustusan

  • Whatsapp

DEPOK, KOMPAS.com – Dugaan pemotongan bantuan sosial tunai (BST) kembali dilaporkan terjadi di Depok, Jawa Barat. Seorang warga Tapos, Sandi, yang seharusnya menerima BST Rp 600.000 menyebut bahwa ada potongan hingga Rp 150.000.

Read More

“Tanggal 27 Juli lalu ada undangan, bansos bisa diambil 28 Juli besoknya. Petugas (pengurus lingkungan) yang membagikan itu memberi pesan ke setiap penerima, dipotong Rp 150.000 per KK (kepala keluarga),” kata Sandi sebagaimana dikutip Tribun Jakarta, Kamis (5/8/2021).

Sandi menuturkan, petugas yang menyampaikan pesan tersebut bilang bahwa pemotongan Rp 150.00 ini akan diperuntukkan untuk dua hal. Pertama, didistribusikan bagi warga yang tidak mendapatkan BST. Kedua, untuk perayaan 17 Agustus di lingkungan rumahnya.

“Rp 100.000 untuk yang tidak dapat (BST). Rp 50.000 untuk Agustusan. Saya tegur kan, terus dibilang kalau mau komplain sampaikan ke Pak RT,” kata Sandi.

Menurut dia, pemotongan seperti itu bukan baru kali pertama terjadi. Selama pandemi Covid-19 melanda, sudah ada beberapa kali bantuan sosial yang turun ke lingkungannya, dan selama itu pula ada pemotongan.

“Ini sudah kesekian kali selama pandemi bansos sembako, bansos uang, ada yang dari pemerintah, ada dari Provinsi Jawa Barat, selalu ada pemotongan,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Alasannya untuk uang capek sampai buat orang-orang yang tidak dapat bansos,” ujar Sandi.

#Bansos #Tunai #Warga #Tapos #Depok #Dipotong #untuk #Yang #Tak #Dapat #dan #buat #Agustusan #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts