PT IMIP Sejahterakan Masyarakat Morowali

  • Whatsapp
PT IMIP sejahterakan masyarakat Morowali.
PT IMIP sejahterakan masyarakat Morowali.

PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang telah beroperasi cukup lama di Indonesia dinilai berhasil mengkatrol ekonomi negara dan masyarakat di sekitarnya. PT IMIP sejahterakan masyarakat Morowali adalah penilaian yang terlontar dari publik di sekitar pabrik tersebut.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, empat pabrik nikel kobalt berteknologi HPAL (High Pressure Acid Leaching) dan pabrik daur ulang baterai lithium akan dibangun di kawasan IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) dengan total investasi mencapai US$3 Miliar atau sekitar Rp43,5 Triliun (asumsi kurs Rp 14.500 per US$).

Maka dari itu Pemerintah Indonesia akan terus mendorong hilirisasi mineral, salah satunya adalah komoditas nikel, demi mendorong nilai tambah dari produksi tambang di dalam negeri. Selain itu, pembangunan smelter berteknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) juga didorong agar bisa menyerap nikel kadar rendah.

Lantas, dari beroperasinya pabrik PT IMIP ini, apa keuntungan yang diperoleh bagi masyarakat di sekitar kawasan industri Morowali tersebut?

Salah satu masyarakat Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi yakni Arifudin menyebut bahwa PT IMIP sejahterakan masyarakat Morowali. Selain itu, terbentuknya kota baru, tersedia dan berkembangnya infrastuktur baru, munculnya kawasan pertumbuhan ekonomi baru dan terjadinya peningkatan standar hidup masyarakat.

Disamping itu kata dia, hadirnya tambang membuka kesempatan memanfaatkan dananya untuk pembangunan dan adanya pemanfaatan infrastruktur yang terbangun oleh tambang termasuk salah satunya pembangunan pembangkit listrik dan lainnya.

Kemudian lanjut dia, tambang membuka kesempatan pemanfaatan dan pengembangan local content dan local supplier, peningkatan pengetahuan penduduk, pengembangan teknologi baru dan adanya bantuan pendidikan.

Selain itu kehadiran industri tambang di wilayah Kecamatan Bahodopi juga menyerap tenaga kerja lokal dan bahkan nasional, pungkasnya.

Related posts